Marie-Louise Eta: Sejarah Baru di Bundesliga
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Union Berlin menunjuk
Marie-Louise Eta sebagai pelatih kepala interim hingga akhir musim ini sehingga
mencatat sejarah baru karena Eta menjadi pelatih kepala perempuan pertama di
Bundesliga, sekaligus satu-satunya pelatih perempuan yang memimpin tim liga top
Eropa.
"Union Berlin resmi menunjuk Marie-Louise sebagai
pelatih interim hingga akhir musim setelah mengumumkan pemecatan Steffen
Baumgart," demikian pernyataan Bundesliga di situs resmi pada Senin (13/4).
Kekalahan 1-3 dari juru kunci Heidenheim sehari sebelumnya
menjadi titik puncak yang mendorong manajemen memecat Baumgart.
Perempuan berusia 34 tahun itu sebelumnya telah lebih dulu
mencetak sejarah sebagai asisten pelatih perempuan pertama di Bundesliga. Kini,
dia dipercaya memimpin tim utama dalam situasi krisis dengan target mengangkat
performa Union Berlin yang tengah merosot.
Performa Union Berlin memang mengalami penurunan signifikan
sejak jeda musim dingin. Secara keseluruhan, tim hanya mampu meraih dua
kemenangan sejak periode Natal, yang membuat posisi mereka di klasemen menjadi
rawan. Saat ini, Union Berlin hanya unggul tujuh poin dari zona play-off
degradasi.
Penunjukan Eta diharapkan membawa dampak instan, terutama
dalam memperbaiki mental dan performa tim. Ia memiliki latar belakang kuat
sebagai mantan pemain sepak bola putri berprestasi. Saat membela Turbine
Potsdam, Eta meraih gelar Liga Champions 2010 dan tiga trofi Bundesliga putri.
Rekam jejak tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama
manajemen dalam memberikan kepercayaan kepadanya. Menariknya, sebelum ditunjuk
sebagai pelatih interim tim putra, Eta sejatinya sudah diproyeksikan menangani
tim putri Union Berlin mulai musim depan.
Namun, situasi darurat membuatnya kini mengambil peran penting di tim utama. Langkah Union Berlin ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam perkembangan pelatih perempuan di level tertinggi sepak bola putra Eropa.
Sumber: ANTARA/Bundesliga
