Dua Tim Penguji Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Persaingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 akan mempertemukan Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.

Dua tim terakhir membawa karakter berbeda yang berpotensi menjadi ujian bagi Indonesia pada turnamen perdana yang digelar FIFA tersebut.

FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026 di Indonesia dan Hong Kong, China.

Untuk Division 1 di Indonesia, pertandingan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Indonesia mengawali kiprah di Grup A dengan menghadapi Singapura di SUGBK, Jumat (25/9) pukul 20.00 WIB. Setelah itu, Tim Garuda bertemu Malaysia pada Senin (28/9) dan Bangladesh pada Kamis (1/10).

Singapura datang dengan modal hasil positif pada Kualifikasi Piala Asia 2027. The Lions menutup persaingan Grup C dengan 14 poin setelah mengalahkan Bangladesh 1-0 pada pertandingan terakhir, Selasa (31/3/2026).

Hasil tersebut membuat Singapura finis di posisi teratas grup dan memastikan tempat di putaran final Piala Asia 2027.

Kemenangan atas Bangladesh juga memperlihatkan konsistensi Singapura sepanjang babak kualifikasi.

Mereka mampu menjaga produktivitas sekaligus mempertahankan organisasi permainan hingga pertandingan terakhir.

Di lini belakang, Singapura memiliki sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Irfan Fandi. Bek berusia 29 tahun tersebut merupakan salah satu pemain yang telah lama menjadi bagian dari tim nasional Singapura.

Pengalaman Singapura di level regional dan keberhasilan lolos ke Piala Asia 2027 menjadi modal penting sebelum tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.

Turnamen di Indonesia juga menjadi bagian dari persiapan mereka menghadapi persaingan internasional berikutnya.

Sementara itu, Bangladesh membawa pengalaman berbeda ke Grup A. The Bengal Tigers diperkuat sejumlah pemain yang telah lama menjadi bagian dari tim nasional, termasuk bek tengah Topu Barman.

Topu menunjukkan kontribusi penting saat Bangladesh mengalahkan San Marino 2-1 dalam laga persahabatan internasional di San Marino pada Juni 2026.

Bek tersebut mencetak dua gol sekaligus mengantarkan Bangladesh meraih kemenangan pertama mereka atas tim Eropa di tanah Eropa.

Kemenangan tersebut juga menjadi pertandingan pertama Bangladesh di bawah pelatih Thomas Dooley.

Hasil itu memberikan momentum positif bagi Bangladesh sebelum memasuki agenda internasional berikutnya.

Bangladesh sebelumnya juga mampu memberikan perlawanan kepada Indonesia. Dalam FIFA Matchday di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada 1 Juni 2022, kedua tim bermain imbang 0-0.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu catatan yang menunjukkan bahwa Indonesia tidak akan menghadapi lawan yang mudah.

Empat tahun kemudian, kedua tim kembali bertemu dalam kompetisi resmi FIFA dengan konteks yang berbeda.

Format FIFA ASEAN Cup 2026 membuat setiap pertandingan Grup A memiliki arti penting. Dengan persaingan yang melibatkan empat tim, Indonesia harus menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh dalam fase grup sebelum menentukan tim yang melaju ke tahap berikutnya.

Kehadiran Singapura dan Bangladesh sekaligus menambah variasi tantangan bagi Indonesia. Singapura membawa pengalaman lolos ke Piala Asia 2027, sedangkan Bangladesh datang dengan momentum kemenangan atas San Marino dan sejumlah pemain berpengalaman.

FIFA ASEAN Cup 2026 pun menjadi panggung bagi keempat tim Grup A untuk menguji perkembangan mereka sekaligus bersaing memperebutkan tiket ke fase selanjutnya.

Sumber: PSSI