Maroko Pulangkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Pemain Timnas Maroko - (foto by @equipedumaroc/instagram)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Timnas Maroko menciptakan kejutan besar di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mendepak Belanda lewat drama adu penalti yang mendebarkan di Stadion Monterrey, Selasa (30/6).
Setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu (extra time), Singa Atlas mengunci kemenangan 3-2 pada babak tos-tosan berkat aksi heroik penjaga gawang Yassine 'Bono' Bounou.
Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal, namun kebuntuan baru pecah pada menit ke-72.
Melalui skema serangan balik cepat yang impresif, penyerang Belanda Crysencio Summerville merseksekusi umpan sundulan Wout Weghorst dan menusuk tajam ke jantung pertahanan Maroko.
Meski sempat terjatuh, Summerville berhasil menyodorkan bola matang yang langsung disambar oleh Cody Gakpo untuk menaklukkan Bono, mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk De Oranje.
Tertinggal satu gol tidak membuat mental anak asuh Walid Regragui rontok. Dalam situasi kritis, bek tengah Maroko, Issa Diop, maju membantu lini serang dan menjelma menjadi penyelamat.
Memanfaatkan umpan silang akurat dari Chemsdine Talbi, sundulan tajam Diop sukses menggetarkan jala gawang Bart Verbruggen sekaligus memaksakan skor imbang 1-1 hingga waktu normal usai.
Memasuki babak tambahan, Maroko sempat mengambil alih kendali permainan dan mengurung pertahanan Belanda di 15 menit pertama.
Sebaliknya, Belanda mencoba bangkit dan keluar menekan pada paruh kedua extra time. Kendati kedua tim saling jual-beli serangan, skor imbang tidak berubah dan memaksa laga berlanjut ke babak adu penalti.
Di babak penentuan ini, ketegangan memuncak. Belanda sempat unggul di penendang pertama lewat Teun Koopmeiners, sementara eksekusi pemain Maroko Neil El Aynaoui membentur mistar.
Namun, situasi berbalik pada giliran kedua ketika tendangan Justin Kluivert mengenai tiang dan Soufiane Rahimi berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Ekskutor ketiga kedua tim, Wout Weghorst dan Chemsdine Talbi, sama-sama menuntaskan tugasnya dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Drama kembali terjadi di fase krusial, tendangan Quinten Timber melebar dari gawang, disusul kegagalan kapten Maroko Achraf Hakimi yang sepakannya membentur tiang.
Momentum kemenangan Maroko akhirnya dipastikan pada penendang kelima. Bono tampil sebagai pahlawan setelah dengan gemilang memblok tembakan Crysencio Summerville.
Ismael Saibari yang maju sebagai eksekutor penutup Maroko tampil dingin dan sukses mengecoh Verbruggen, memastikan kemenangan 3-2 sekaligus membawa Maroko melenggang ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Susunan Pemain
Belanda: Verbruggen; Van Hecke, Van Dijk, Ake (Koopmeiners 71), Dumfries, Gravenberch (Timber 86), De Jong, Van de Ven (Hato 86), Summerville, Gakpo, Brobbey (Weghorst 71)
Maroko: Bounou; Hakimi, Diop, Riad (Salah Eddine 75), Mazraoui; El Aynaoui, Bouaddi (Mourabet 79), Diaz (Yassine 79), Ounahi (Rahimi 86), El Khannous (Talbi 87); Saibari.
