5 Fakta Menarik Mozambik, Lawan Indonesia di FIFA Matchday

Pemain Timnas Mozambik - (foto by FMF)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Timnas Indonesia dijadwalkan bersua kekuatan sepak bola asal Afrika Tenggara, Mozambik, dalam laga uji coba internasional bertajuk FIFA Matchday Juni 2026.

Pertandingan Timnas Indonesia vs Mozambik dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026) mendatang.

Mozambik dikenal di panggung sepak bola global dengan julukan Os Mambas atau The Mambas, sebuah identitas yang diambil dari nama ular hitam berbisa yang merepresentasikan kelincahan dan serangan mematikan.

Dari segi peta kekuatan, Os Mambas saat ini menempati peringkat ke-101 dalam ranking resmi FIFA dengan koleksi 1.224,31 poin. Posisi tersebut menempatkan mereka 21 setrip di atas Timnas Indonesia yang saat ini tertahan di peringkat ke-122 dunia.

Berikut 5 Fakta Menarik Mozambik:

1. Diperkuat Bintang Atletico Madrid

Pemain paling menonjol dan memiliki nilai pasar tertinggi di skuad Mozambik adalah Reinildo Mandava. Bek kiri tangguh berusia 32 tahun ini merumput di Liga Spanyol (La Liga) bersama Atletico Madrid di bawah asuhan Diego Simeone. Kehadiran Reinildo di lini pertahanan Os Mambas akan menjadi ujian berat sekaligus tantangan besar bagi para penyerang sayap Timnas Indonesia untuk bisa ditembus.

2. Jejak Historis Legenda Eusebio

Mozambik memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan sepak bola Portugal karena statusnya bekas wilayah koloni hingga tahun 1975. Fakta luar biasanya, salah satu legenda terbesar sepak bola dunia dan ikon Benfica, Eusebio (peraih Ballon d'Or 1965), sebenarnya lahir dan besar di Maputo, ibu kota Mozambik. Sebelum merdeka, talenta-talenta terbaik Mozambik secara otomatis memperkuat Timnas Portugal.

3. Mayoritas Berkarir di Liga Portugal

Efek kedekatan historis dan bahasa membuat Portugal menjadi destinasi utama para pesepak bola Mozambik untuk berkarier di Eropa. Selain Geny Catamo yang bersinar bersama Sporting CP, mayoritas pilar Os Mambas tercatat membela klub-klub Portugal seperti Vitória Guimarães, Chaves, hingga tim divisi bawah. Karakter permainan mereka pun sangat kental dengan perpaduan fisik khas Afrika dan sentuhan taktis Eropa modern.

4. Penjegal Tim Raksasa Afrika

Jangan melihat Mozambik hanya dari peringkat FIFA-nya. Di level kontinental, Os Mambas dikenal sebagai tim "pembunuh raksasa" yang kerap merepotkan tim-tim besar. Pada ajang Piala Negara-Negara Afrika (AFCON) lalu, mereka sukses menahan imbang dua raksasa sepak bola Afrika, Mesir (2-2) dan Ghana (2-2), di babak grup. Mentalitas pantang menyerah ini yang wajib diwaspadai oleh Jay Idzes dkk di SUGBK.

5. Kapten Abadi Berusia 42 Tahun

Ruang ganti Mozambik dipimpin oleh seorang figur bapak sekaligus kapten abadi bernama Elias Gaspar Pelembe, atau yang lebih dikenal dengan nama Domingues. Di usianya yang telah menginjak 42 tahun, gelandang serang ini masih aktif bermain dan memegang rekor pemilik caps (penampilan) serta gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Mozambik. Kehadirannya di lapangan menjadi dirigen sekaligus mentor bagi para pemain muda Os Mambas.