Pelatih Persik Akui Ketangguhan PSM
Marcos Reina - (foto by @persikfcofficial/instagram)
CELEBESMEDIA.ID, Mkassar - Persik Kediri terpaksa pulang tanpa poin setelah dikalahkan PSM Makassar dengan skor telak 1-3 pada laga pekan ke-29 Super League 2025/26.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Kamis (23/4), menjadi sorotan tajam pelatih Persik, Marcos Reina, akibat performa tim yang dinilai tidak konsisten.
Tuan rumah PSM membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Yuran Fernandes pada menit ke-37. Memasuki babak kedua, tim Juku Eja memperlebar jarak lewat gol Sheriddin Boboev di menit ke-60.
Persik sempat memperkecil ketertinggalan melalui tendangan penalti Ernesto Gomez pada menit ke-85. Namun, upaya menyamakan kedudukan pupus setelah Luca Cumic mengunci kemenangan PSM lewat gol pada masa injury time (90+7').
Marcos Reina mengakui skuat Macan Putih gagal mengembangkan permainan sejak awal laga. Menurut arsitek asal Spanyol tersebut, buruknya koordinasi di paruh pertama membuat timnya kesulitan menciptakan peluang.
"Kami tidak tampil bagus di babak pertama. Kami sulit mengembangkan permainan sehingga tidak ada peluang mencetak gol yang tercipta," ujar Reina dalam sesi konferensi pers usai laga.
Meski sempat melakukan perubahan taktik di babak kedua yang membuat permainan lebih rapi, Reina menyoroti kelengahan lini pertahanan timnya saat mengantisipasi serangan balik lawan.
"Kami sempat mencetak satu gol dan saya mengapresiasi semangat pemain. Sebenarnya ada peluang untuk hasil seri, namun PSM bermain sangat efektif dengan memanfaatkan serangan balik untuk mencetak gol ketiga," tambahnya.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi serius bagi tim kepelatihan. Pelatih berusia 41 tahun tersebut meminta para pemainnya untuk segera bangkit dan mengalihkan fokus pada lima pertandingan tersisa musim ini.
"Kami harus menerima hasil ini dengan lapang dada. Kami sepakat untuk bekerja lebih keras dan bertekad meraih hasil yang lebih baik pada pertandingan berikutnya," tegas Reina.
Kekalahan ini memaksa Persik Kediri untuk segera membenahi performa demi memperbaiki posisi di klasemen akhir musim Super League 2025/26.
