Ini Aturan Baru Kartu Kuning Piala Dunia 2026
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Menyongsong era baru dengan
kepesertaan 48 negara, FIFA resmi mengesahkan perubahan krusial dalam regulasi
kedisiplinan pemain untuk Piala Dunia 2026.
Otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut memutuskan
untuk menambah frekuensi pemutihan (amnesty) kartu kuning guna melindungi integritas
kompetisi.
Langkah ini diambil sebagai konsekuensi langsung dari
membengkaknya jumlah pertandingan. Dengan total 104 pertandingan yang akan
digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, FIFA memperkenalkan satu
putaran tambahan di fase gugur, yakni babak 32 besar.
Jika pada edisi-edisi sebelumnya pemutihan kartu hanya
dilakukan satu kali setelah perempat final, kini FIFA menetapkan dua titik
penghapusan akumulasi kartu kuning bagi para pemain.
Setelah Fase Grup: Seluruh kartu kuning tunggal yang
diperoleh selama babak grup akan diputihkan sebelum memasuki babak 32 besar.
Setelah Perempat Final: Pemutihan kembali dilakukan sebelum
babak semi final, memastikan pemain bintang tidak absen di partai puncak hanya
karena koleksi kartu di laga-laga sebelumnya.
Sebelum regulasi ini diubah, seorang pemain yang mengoleksi
dua kartu kuning sejak laga pembuka hingga perempat final diwajibkan menjalani
hukuman larangan bertanding satu kali.
Namun, dengan bertambahnya jumlah laga menuju podium juara,
risiko pemain pilar terkena suspensi menjadi jauh lebih tinggi.
Melalui aturan baru ini, FIFA berharap tim-tim besar dapat
tampil dengan kekuatan penuh di fase-fase krusial.
Meski demikian, kartu merah tetap berlaku mutlak; pemain
yang diusir keluar lapangan atau menerima dua kartu kuning dalam satu
pertandingan yang sama tetap tidak akan mendapatkan pengampunan dan wajib
menjalani sanksi pada laga berikutnya.
