Tanpa Dukungan Pemprov, Amirullah Nur Biayai Tim Renang Sulsel ke Kejurnas
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Sebanyak 18 atlet renang
artistik Sulawesi Selatan siap berlaga dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang
akan berlangsung di Jakarta pada 5–7 Mei 2026. Biaya pemberangkatan tim yang
jadi sorotan.
Keberangkatan tim unggulan ini dipastikan tetap terlaksana
meski tanpa bantuan pendanaan dari Pemerintah Provinsi maupun KONI Sulsel,
berkat dukungan penuh dari Ketua Akuatik Indonesia Sulsel, Amirullah Nur
Saenong.
Amirullah secara pribadi mengambil alih seluruh pembiayaan
tim demi memastikan para atlet tetap bisa berkompetisi di level nasional.
Dukungan mandiri ini menjadi nyawa bagi skuad Sulsel yang
telah menjalani persiapan intensif demi membawa pulang medali dari ibu kota.
“Ini bukan hanya soal bertanding, tetapi bagaimana kita
membangun mental juara, mengukur kemampuan atlet, dan mempersiapkan mereka
menghadapi kompetisi yang lebih besar ke depan,” kata Amirullah Nur, dikutip
dari Tribun Timur.
“Target kita jelas, atlet harus tampil optimal dan
menunjukkan bahwa Sulsel punya potensi besar di cabang akuatik. Ini bagian dari
langkah kita menyiapkan kekuatan menuju ajang-ajang nasional dan
internasional,” tambah Amirullah.
Sementara Ketua Bidang Prestasi Renang Artistik Akuatik
Indonesia Sulsel, Selvy Meloa, menegaskan bahwa ketiadaan sokongan anggaran
pemerintah tidak menyurutkan semangat tim. Dari total 18 atlet yang disiapkan,
10 di antaranya berangkat langsung dari Makassar, sementara 8 atlet lainnya
akan menyusul dari China.
“Seluruh atlet telah menjalani persiapan maksimal. Kami
sangat terbantu oleh dedikasi Bapak Amirullah Nur Saenong yang membiayai
keberangkatan tim secara penuh, sehingga rencana untuk bertanding di Kejurnas
Jakarta tidak terhambat meski tanpa dukungan dana pemerintah,” ujar Selvy.
Sebelumnya, delapan atlet yang akan memperkuat tim di
Jakarta tersebut baru saja menyelesaikan tugas internasional dalam Kejuaraan
Dunia Renang Artistik di Kota Xian, China, pada 1–3 Mei kemarin.
Keikutsertaan di ajang dunia yang juga dibiayai secara
mandiri oleh Amirullah tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan jam
terbang dan peringkat atlet sebelum terjun di Kejurnas.
Usai berlaga di China, kedelapan atlet tersebut dijadwalkan
langsung bertolak menuju Jakarta untuk bergabung dengan 10 rekan lainnya.
Integrasi kedua kelompok atlet ini diharapkan mampu memperkuat dominasi
Sulawesi Selatan dalam ajang nasional tahun ini.
