Sejarah, Cooper Flagg Remaja Pertama Cetak 51 Poin di NBA

Cooper Flagg bergelantung di ring usai melakukan dunk dalam laga melawan Orlando Magic di Dallas, Sabtu (4/4/2026) - (foto by @DallasMavs/X)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Rookie Dallas Mavericks, Cooper Flagg, resmi mengukir sejarah sebagai remaja pertama sekaligus pemain termuda dalam sejarah NBA yang mampu mencetak 51 poin dalam satu pertandingan.

Namun, performa fenomenal tersebut gagal menyelamatkan Mavericks dari kekalahan 127-138 saat menjamu Orlando Magic di American Airlines Center, Sabtu (4/4).

Berdasarkan data resmi NBA, Flagg tampil eksplosif dengan mengemas 24 poin di kuarter keempat saja.

Pemain berusia 19 tahun itu mencatatkan efisiensi tinggi dengan melesakkan 19 dari 30 tembakan, termasuk enam tembakan tiga angka dan sapu bersih tujuh lemparan bebas.

Laga berlangsung panas pada awal kuarter keempat yang diwarnai ketegangan antara ofisial pertandingan dan kubu tuan rumah.

Pelatih kepala Jason Kidd dan pemain Naji Marshall terpaksa diusir keluar lapangan (ejected) akibat protes keras terhadap keputusan wasit. Flagg sendiri sempat dijatuhi technical foul dalam insiden tersebut.

Di bawah kendali asisten pelatih Frank Vogel, Mavericks sempat menarik keluar Flagg saat ia mendekati angka 50 poin.

Namun, ia kembali dimasukkan dan memastikan rekor bersejarahnya melalui kombinasi tembakan tiga angka dan lemparan bebas di menit-menit akhir.

Meski Flagg gemilang dan Brandon Williams menyumbang 23 poin, Mavericks yang tampil tanpa P.J. Washington Jr. harus menelan pil pahit.

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Dallas dengan 14 kekalahan beruntun di kandang, salah satu catatan terburuk dalam sejarah klub.

Di sisi lawan, Orlando Magic menunjukkan permainan tim yang solid untuk meredam daya ledak Flagg.

Wendell Carter Jr. memimpin tim tamu dengan 28 poin, disusul Desmond Bane dengan 27 poin. Kemenangan ini juga didukung kontribusi merata dari Jalen Suggs (19 poin), Tristan da Silva (19 poin), serta Franz Wagner (18 poin).

Kemenangan ini sangat krusial bagi Magic untuk menjaga asa menembus posisi enam besar klasemen Wilayah Timur. Saat ini, Orlando masih tertahan di zona play-in, terpaut hanya setengah gim dari Charlotte Hornets.

Orlando Magic dijadwalkan melanjutkan tur tandang mereka ke markas New Orleans Pelicans pada Senin (6/4). Pada hari yang sama, Dallas Mavericks akan mencoba memutus rantai kekalahan kandang saat menjamu Los Angeles Lakers.