Satu Grup, Satu Tiket: Begini Format League Cup 2026/27

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - League Cup 2026/27 dirancang dengan lima fase dan sistem seleksi ketat. Hanya juara grup yang berhak melaju dari fase grup, yang mulai bergulir 3 November 2026.

Format itu dipaparkan I.League saat pengundian di Jakarta, Rabu (7/10).

Kompetisi berlangsung dari November 2026 hingga Mei 2027 dan melibatkan 38 klub, terdiri atas 18 tim Super League dan 20 tim Championship.

Sebanyak 36 klub memulai dari fase grup. Juara bertahan Super League Persib Bandung dan runner-up Borneo FC Samarinda langsung menunggu di perempat final karena tampil di Asean Club Championship (ACC).

Fase grup membagi 36 klub ke dalam 12 grup, A sampai L, di dua wilayah, Barat dan Timur, dengan empat zona.

Zona Barat 1 berisi Grup A, B, dan C, sedangkan Zona Barat 2 berisi Grup D, E, dan F. Zona Timur 1 mencakup Grup G, H, dan I, dan Zona Timur 2 mencakup Grup J, K, dan L.

Setiap grup dihuni tiga klub, sehingga tiap zona berisi sembilan klub. Pembagian zona ini disusun untuk mempermudah mobilitas dan efisiensi penjadwalan.

Dalam undian, klub dibagi ke tiga pot berdasarkan klasemen musim lalu. Pengundian dimulai dari pot 3, dilanjutkan pot 2, dan terakhir pot 1.

Pertimbangan keamanan juga diberlakukan, sehingga klub yang berdekatan secara geografis tidak ditempatkan dalam satu grup.

Pasangan yang dipisahkan adalah PSS Sleman dengan PSIM Yogyakarta, Persijap Jepara dengan Persis Solo, serta Arema FC dengan Barito Putera.

Setiap tim memainkan dua laga, satu kandang dan satu tandang, dalam tiga matchday. Hanya juara grup, total 12 tim, yang lolos ke babak gugur.

Berbeda dengan fase grup, babak gugur tidak lagi dibatasi wilayah dan memakai sistem lintas zona (cross zone).

Juara Zona Barat 1 menghadapi wakil Zona Timur 2, sedangkan juara Zona Barat 2 bertemu wakil Zona Timur 1.

Dari babak ini lahir enam tiket perempat final. Status tuan rumah ditentukan oleh keunggulan statistik di fase grup, yang dihitung berurutan dari poin, selisih gol, jumlah gol, catatan fair play, dan undian bila seluruhnya sama.

Enam pemenang babak gugur bergabung dengan Persib dan Borneo FC di perempat final. Berbeda dengan babak sebelumnya, pertemuan dan status tuan rumah di perempat final ditentukan lewat undian.

Semifinal dimainkan dalam satu pertandingan, dan dua tim terbaik bertemu di final yang digelar di tempat netral. Ajang ini akan melahirkan juara pertama League Cup.

Pengundian dilakukan Direktur Utama I.League Ferry Paulus bersama Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, salah satu Exco PSSI, serta dua mantan pemain Timnas Indonesia, Firman Utina dan Ponaryo Astaman.

Hasil undian menempatkan Persija Jakarta, Sumsel United, dan PSMS Medan di Grup A, Persebaya Surabaya di Grup G, dan PSM Makassar satu grup dengan Persipura Jayapura di Grup K.