Tinggalkan Golkar, Munafri Arifuddin Resmi Gabung Demokrat Sulsel
Penyerahan Kartu Tanda Anggota Demokrat Munafri Arifuddin, Kamis (20/8,) - ,(,ist)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Mantan Ketua DPD II Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memutuskan untuk menanggalkan seragam partai lama dan secara resmi bergabung dengan Partai Demokrat Sulawesi Selatan.
Langkah strategis ini ditandai dengan penyerahan kartu tanda anggota (KTA) secara langsung di Makassar. Usai proses penyerahan KTA, sosok yang akrab disapa Appi ini menekankan pentingnya kolaborasi untuk membesarkan partai.
"Saya sampaikan terima kasih sudah mau menerima saya bergabung di Partai Demokrat Sulawesi Selatan. Tidak ada yang bisa kita lakukan, kalau kita berjalan sendiri-sendiri, yang harus kita lakukan bagaimana berjalan bersama semua untuk bisa membesarkan partai," paparnya kepada wartawan usai menerima kartu anggota di Makassar, Kamis (8/10).
Keputusan pindah haluan ini bukan tanpa alasan. Appi mengungkapkan bahwa hubungannya dengan partai berlogo bintang mercy ini memiliki rekam jejak yang cukup panjang, terutama dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Makassar pada periode-periode sebelumnya.
"Saya ada sejarah dengan Partai Demokrat, dulu itu saya pernah bergabung dengan Demokrat, lalu dua kali saya mengikuti Pilkada itu disupport oleh Partai Demokrat, dari kalah, dan menang, alhamdulillah," tuturnya.
Bagi Appi, pergeseran perahu politik seperti ini merupakan pergerakan wajar di tengah iklim politik yang dinamis.
"Kita menganggap bahwa proses perpindahan ini hanya perpindahan biasa saja," katanya lagi di sela kegiatan Pendidikan Politik Pengurus Demokrat Sulsel.
Sebagai langkah lanjutan, ia merencanakan agenda silaturahmi dengan jajaran pimpinan pusat untuk meminta restu secara langsung.
"Tentu kita minta waktu untuk ketemu. Tapi saya belum tahu kondisi seperti apa, tapi hari ini sudah resmi menjadi kader Partai Demokrat," ujar Appi.
Bergabungnya Appi memicu berbagai spekulasi publik, salah satunya isu mengenai potensi dirinya yang digadang-gadang bakal menggantikan Ni'matullah Erbe sebagai Ketua DPD Demokrat Sulsel dalam Musyawarah Daerah (Musda) mendatang. Namun, ia memilih menanggapi rumor tersebut secara santai.
"Itu kabar, saya belum tahu. Belum bicara sampai ke sana (maju Musda), untuk memastikan itu, tapi nanti kita lihat ke depannya seperti apa," kata Wali Kota Makassar ini.
Selain isu kepemimpinan, beredar pula anggapan bahwa kepindahannya akan memboyong massa atau kader lain dari partai terdahulu. Menanggapi hal itu, Appi menegaskan tidak ada paksaan bagi siapa pun untuk mengikutinya.
"Belum ada, saya baru bawa diri sendiri. Jadi begini, ini masalah pilihan, mau ikut saya, ayo, mau tinggal silakan. tidak ada paksaan apa-apa. Tidak ada (gerbong), orang berpartai kan sama-sama membangun daerah, membangun negara, seperti itu cara melalui Parpol," paparnya.
Menutup keterangannya, Appi menyatakan komitmen penuh untuk mengawal kemenangan Partai Demokrat pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029 mendatang sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai kader baru.
"Insyaallah, namanya kader, bukan siap, tapi kewajiban. Saya tidak bicara target, karena saya bukan pengurus," ucapnya menambahkan.
Sumber: Antara
