PSM vs Bali United: Menang Harga Mati Pasukan Ramang
Pemain PSM: Jacques Medina, M Arfan, Ananda Raehan dan Alex Tanque - (foto by @psm_makassar/instagram)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - PSM Makassar akan menjamu Bali United pada pekan terakhir putaran terakhir Super League 2025/26. Menang adalah harga mati untuk Pasukan Ramang.
Tiga kekalahan beruntun tidak bagus untuk mental pemainnya. Untuk itu, laga kontra Bali United jadi momen kebangkitan Yuran Fernandes dkk.
Pelatih kepala PSM, Tomas Trucha berjanji memperbaiki kesalahan-kesalahan pemainnya jelang lawan Serdadu Tridatu.
"Karena kami sudah kalah tiga kali beruntun dan ini tidak baik untuk kami semua yang ada di tim ini," ujar Trucha, usai laga kontra Borneo FC di Stadion Segiri, Sabtu (3/1).
Trucha bilang, anak asuhnya melakukan kesalahan yang sama saat kalah di tiga laga kontra Malut United, Persib Bandung dan Borneo FC. Juku Eja tidak bermain konsisten serta gagal memaksimalkan peluang.
"Tidak konsisten bermain bagus. Saat melawan Malut United dan Persib, kami juga tidak menunjukkan ini. Melawan Borneo FC kami punya dua atau tiga peluang gol. Namun kami tidak menyelesaikan peluang tersebut," keluh Trucha.
Pada laga terakhir lawan Borneo FC, Pasukan Ramang mendominasi pertandingan. Banyak menyerang dan kukuh dalam bertahan. Tapi performa apik itu hilang di babak kedua. Berkali-kali gagal membangun serangan.
Juga tidak tenang saat Borneo FC melancarkan serangan balik, berujung pelanggaran dan kartu kuning.
Hingga akhirnya dua gol balasan Pesut Etam tercipta. Skemanya pun sama, lewat crossing dan bola udara.
"Sekarang kami harus kembali berlatih. Menganalisa apa yang salah. Bekerja lebih baik lagi dan tidak mengulangi kesalahan-kesalahan tersebut," tutup Tomas.
Bigmatch pekan ke-17 antara PSM vs Bali United akan digelar di Stadion BJ Habibie, Parepare, Jumat (9/1) mendatang.
Saat ini PSM tertahan di peringkat 10 dengan poin 19, sedangkan Bali United di urutan 8 klasemen sementara Super League 2025/25 dengan 25 poin.
