5 Fakta Menarik PSIM vs PSM
Pemain PSM - (foto by @psm_makassar/instagram)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Duel klasik penuh sejarah akan tersaji di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4), saat PSIM Yogyakarta menjamu PSM Makassar dalam lanjutan pekan ke-27 Super League 2025/2026.
Pertarungan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan poin krusial di papan klasemen, tetapi juga menyimpan sederet fakta menarik: mulai dari misi Juku Eja memutus rekor hasil imbang, kembalinya atmosfer rivalitas lama setelah 18 tahun absen di kasta tertinggi.
Kedisiplinan bermain PSM di bawah arahan duet pelatih lokal Ahmad Amiruddin dan Zulkifli Syukur akan diuji habis-habisan oleh keangkeran markas PSIM yang sejauh ini menjadi salah satu benteng pertahanan tersulit bagi tim tamu di musim ini.
5 Fakta Menarik PSIM vs PSM
1. Reuni "Laga Kacamata"
Pertandingan pekan ke-27 ini merupakan pertemuan kedua tim setelah sebelumnya bermain imbang tanpa gol (0-0) pada pekan ke-7 di Stadion BJ Habibie, Parepare, 27 September 2025. Pada laga tersebut, kiper kedua tim—Cahya Supriadi (PSIM) dan Hilman Syah (PSM)—menjadi pahlawan dengan melakukan banyak penyelamatan krusial.
2. Kembalinya Duel Klasik di Yogyakarta
Laga pekan ke-28 ini menjadi momen pertama kalinya PSM Makassar bertamu ke markas PSIM Yogyakarta dalam kompetisi kasta tertinggi setelah hampir 18 tahun. Terakhir kali kedua tim berada di satu divisi adalah pada Liga Indonesia 2007, di mana saat itu duel lebih sering didominasi oleh Juku Eja.
3. Periode Sulit
Kedua tim menatap laga ini dalam periode sulit setelah hanya mampu mengoleksi hasil minim di sembilan pertandingan terakhir.
PSIM tercatat baru mengemas satu kemenangan dalam periode tersebut, sementara PSM datang dengan tuntutan besar untuk mencuri poin demi menjauhkan diri dari ancaman zona degradasi di sisa musim Super League 2025/26.
4. Duel Raja Seri
PSIM dan PSM merupakan dua tim dengan hobi "berbagi poin" di Super League 2025/26 menjadi daya tarik tersendiri menjelang pekan ke-28 ini.
Hingga pekan ke-26, kedua tim memang tercatat sebagai kolektor hasil imbang yang cukup dominan di klasemen: PSIM Mengantongi 11 hasil seri dari 26 lag, sedangkan PSM membuntuti tipis dengan 10 hasil seri.
5. Duel Bintang Tajikistan
Laga ini akan menyajikan adu mekanik dua pemain asal Tajikistan. Rakhmatsho Rakhmatzoda yang menjadi tembok kokoh di lini pertahanan PSIM akan ditantang oleh kreativitas dan ketajaman Sheriddin Boboev yang menjadi motor serangan PSM. Duel sesama rekan senegara ini diprediksi menjadi kunci penentu alur serangan kedua tim di Stadion Sultan Agung.
