Home > PSM

Kodai Tanaka Lanjutkan Tradisi Samurai Biru di Pasukan Ramang

Penyerang PSM Makassar, Kodai Tanaka, menyapa suporter saat menghadiri PSM FEST 2026 di Pantai Indah Bosowa (PIB), Makassar, Minggu (30/8) malam - (foto by @psm_makassar/instagram)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - PSM Makassar kembali memperpanjang jejak pemain Jepang di skuad Juku Eja.

Kedatangan Kodai Tanaka untuk menghadapi Super League 2026/27 meneruskan cerita panjang pemain asal Negeri Sakura yang pernah menjadi bagian dari Pasukan Ramang.

Tanaka resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar PSM pada 30 Agustus 2026. Penyerang berusia 26 tahun itu diproyeksikan menjadi salah satu tumpuan lini depan Juku Eja pada musim baru.

Kehadiran Tanaka membuat PSM kembali memiliki pemain Jepang setelah sebelumnya diperkuat Daisuke Sakai. Sebelum Sakai, ada nama Kenzo Nambu yang lebih dahulu meninggalkan jejak kuat di Makassar.

Kenzo bergabung dengan PSM pada Juni 2022 dan menjadi bagian penting ketika Juku Eja menjuarai Liga 1 2022/23.

Gelandang serang tersebut mencetak gol saat PSM mengunci gelar juara setelah mengalahkan Madura United 3-1 pada 31 Maret 2023.

Selama memperkuat PSM hingga 2024, Kenzo dikenal sebagai gelandang yang produktif. Bahkan pada awal Liga 1 2023/24, ia sempat menjadi top skor sementara PSM.

Setelah era Kenzo berakhir, PSM kembali mendatangkan pemain Jepang. Pada Juli 2024, Daisuke Sakai diperkenalkan sebagai pemain asing pertama Juku Eja untuk musim 2024/25. Pemain kelahiran Nagasaki itu bisa dimainkan sebagai winger maupun gelandang tengah.

Kini, giliran Tanaka yang meneruskan estafet tersebut. Berbeda dari Kenzo dan Sakai yang beroperasi sebagai gelandang, Tanaka datang dengan karakter berbeda sebagai penyerang tengah.

Tanaka juga membawa pengalaman sepak bola Asia Tenggara. Sebelum bergabung dengan PSM, ia tercatat pernah bermain untuk sejumlah klub di Singapura dan Indonesia.

Bersama Balestier Khalsa pada 2024/25, ia tampil produktif dengan torehan 30 gol dalam 36 pertandingan menurut catatan statistik kariernya.

Namun, hubungan pemain Jepang dengan PSM sebenarnya sudah terjalin jauh sebelum era Kenzo.

Pada 2016, ketika PSM bersiap menghadapi Indonesia Soccer Championship (ISC), nama Seiji Saito sempat menghiasi persiapan tim.

Mantan pemain tim nasional Jepang kelompok usia tersebut mengikuti latihan dan menjalani proses seleksi untuk mendapatkan tempat di skuad Juku Eja.

Saito saat itu berposisi sebagai playmaker dan mendapat penilaian positif pada awal masa seleksi. Manajemen PSM bahkan sempat memberi sinyal untuk merekrutnya karena kemampuannya dalam memberikan umpan serta mencetak gol.

Namun, perjalanan Saito bersama PSM tidak berlanjut. Setelah menjalani sejumlah latihan dan tampil dalam pertandingan uji coba, ia akhirnya dilepas pada awal April 2016.

Jejak itu kemudian dilanjutkan hampir satu dekade berselang oleh Kenzo, Sakai, dan kini Tanaka.

Bagi PSM, kedatangan Tanaka bukan sekadar menambah satu pemain asing. Penyerang asal Jepang tersebut membawa harapan baru sekaligus meneruskan hubungan Juku Eja dengan talenta sepak bola Jepang yang telah berlangsung dalam beberapa periode.

Dengan nomor punggung 14, Tanaka kini bersiap menulis babaknya sendiri bersama Pasukan Ramang. Tantangannya tentu lebih besar, mengubah reputasi dan pengalaman di Asia Tenggara menjadi gol-gol penting untuk PSM di Super League 2026/27.