Home > PSM

Jejak PSM di Trofi Perdana FIFA ASEAN Cup

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberi instruksi kepada Rizky Eka - (foto by @muhrizkyekapratama/instagram)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Di antara puluhan ribu penonton yang memadati Gelora Bung Karno pada final FIFA ASEAN Cup 2026, ada satu nama yang membawa Makassar ke Senayan. 

Dia adalah Muhammad Rizky Eka Pratama, winger kiri sekaligus kapten PSM Makassar, bagian dari skuad Garuda yang mengakhiri puasa gelar 35 tahun.

Rizky adalah pemain asal Bone, Sulawesi Selatan, produk pembinaan PSM yang memperkuat tim senior Juku Eja sejak 2019.

Panggilan Timnas senior pertamanya datang pada April 2026 untuk pemusatan latihan menjelang ASEAN Championship.

Ia lalu masuk daftar 26 pemain Piala AFF 2026 dan menjadi satu-satunya wakil PSM di skuad itu.

Rizky tampil 8 menit saat Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam dan 21 menit saat bermain imbang 1-1 dengan Singapura.

Namanya semula tidak ada dalam daftar 23 pemain yang diumumkan John Herdman untuk FIFA ASEAN Cup.

Ia dipanggil menyusul Shayne Pattynama dan skuad membengkak menjadi 25 pemain. Rizky menggantikan Yakob Sayuri yang sakit.

Panggilan itu datang di tengah musim yang belum ramah bagi klubnya. PSM belum menang dalam tiga laga awal Super League 2026/27, tetapi Rizky selalu starter dengan 362 menit bermain dan satu assist.

Di turnamen, perannya tenang. Ia ada di bangku cadangan saat Indonesia menghadapi Singapura di laga perdana, dan kembali menjadi pelapis saat laga melawan Malaysia berakhir tanpa gol.

Ia juga duduk di bangku cadangan saat Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh, dan tercatat dalam daftar pelapis di final.

Tetapi di turnamen sesingkat ini, kedalaman skuad ikut menentukan. Herdman mengaku belajar soal rotasi dari Piala AFF dan menerapkannya di sini. 

Rizky datang untuk menambah opsi di sayap dan menjadi satu dari 25 nama yang disiapkan.

Ada kebetulan menarik, sebab Pattynama yang datang bersamanya ikut mengeksekusi penalti penentu kemenangan 4-2 atas Thailand.

Bagi PSM, kehadiran Rizky tetap berarti. Meski belum menang di awal musim, klub ini tetap menyumbang pemain ke Timnas.

PSM sendiri menyebut kehadiran pemainnya di tim nasional sebagai bukti Juku Eja terus melahirkan pemain yang bersaing di level internasional.

Di final, Garuda menang 4-2 lewat adu penalti setelah imbang 2-2, dan gelar itu sekaligus mengakhiri penantian sejak SEA Games 1991.

Di usia 26 tahun, Rizky masih punya ruang. Skuad ini akan berlanjut ke Piala Asia di Arab Saudi, dan pintu Herdman terbuka bagi pemain yang tampil konsisten di klub.

Bagi anak Bone yang tumbuh bersama PSM, gelar perdana ini bisa menjadi awal, bukan puncak.