Home > PSM

Stefan Jevtoski Terpukau Sambutan Suporter PSM

Stefan Jevtoski - (foto by PSM Makassar/YouTube)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Stefan Jevtoski memulai petualangan barunya di Indonesia dengan pengalaman yang tidak disangka. Pemain asal Makedonia Utara itu mengaku terkejut melihat antusiasme suporter PSM Makassar sejak kedatangannya.

Jevtoski menjadi salah satu wajah baru PSM untuk menghadapi musim 2026/27. Pemain kelahiran Skopje, 2 September 1997, itu berposisi sebagai gelandang.

Ia bergabung dengan PSM setelah meninggalkan FC Struga Trim & Lum, klub Makedonia Utara yang diperkuatnya sejak 2024.

Kesan pertama Jevtoski terhadap Makassar datang bahkan sebelum ia tampil dalam pertandingan. Saat tiba, sejumlah suporter langsung menyambutnya dan meminta berfoto.

“Itu perasaan yang luar biasa karena saya tidak menyangka. Begitu kami tiba, ada seseorang yang datang menyambut kami dan mengantar kami ke mobil. Semuanya benar-benar tidak terduga dan cukup mengejutkan,” kata Jevtoski.

Antusiasme tersebut berlanjut ketika ia menjalani latihan. Banyak suporter datang dan sebagian di antaranya sudah mengenali sang pemain.

“Banyak orang datang untuk berfoto dan mereka sudah tahu siapa saya. Itu menjadi pengalaman yang luar biasa,” ujarnya.

Bagi Jevtoski, kehidupan jauh dari negara asal bukan sesuatu yang baru. Ia mengaku sudah meninggalkan Makedonia Utara sejak berusia 18 tahun sehingga proses adaptasi dengan lingkungan baru bukan persoalan besar.

Kali ini, ia juga mendapat dukungan langsung dari keluarga. Istri dan anaknya berada di Indonesia, sedangkan kedua orang tuanya masih tinggal di Skopje.

“Saya datang ke sini untuk sepak bola. Saya datang untuk bermain. Istri dan anak saya juga berada di sini sehingga mereka menjadi dukungan saya. Orang tua saya di Skopje juga terus mendukung saya,” tutur Jevtoski.

Ia optimistis dapat segera mencapai kondisi terbaik bersama PSM. Setelah menjalani latihan, Jevtoski merasa secara mental sudah siap menghadapi tantangan baru di Indonesia.

Perjalanan menuju Makassar sekaligus menandai babak baru dalam kariernya. Jevtoski sebelumnya menghabiskan sebagian besar karier profesional di Eropa.

Ia pernah memperkuat Metalurg Skopje, Lokomotiv Plovdiv, Varaždin, Arsenal Kyiv, Rabotnički, dan Újpest sebelum bergabung dengan Struga pada 2024.

Bersama Struga, Jevtoski bermain selama dua musim sebelum melanjutkan karier ke Indonesia. Kepindahannya ke PSM juga menjadi pengalaman baru setelah sebelumnya hanya bermain di kompetisi Eropa.

Di level internasional, Jevtoski pernah memperkuat Timnas Makedonia Utara kelompok usia U-17, U-19, dan U-21. Ia kini membawa pengalaman tersebut ke PSM, yang sedang membangun skuad baru untuk musim 2026/27.

Di luar lapangan, Jevtoski memiliki dua sosok yang menjadi inspirasinya. Ia mengagumi Ronaldo Nazario karena pergerakan dan kemampuannya, sedangkan Cristiano Ronaldo menjadi panutan dalam hal mentalitas, fokus, dan profesionalisme.

“Hal-hal tersebut yang membuat saya terus bergerak dan bekerja setiap hari,” katanya.

Kehidupan Jevtoski di luar sepak bola pun sederhana. Ia lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah. Sesekali mereka berjalan-jalan atau pergi ke restoran, tetapi istirahat tetap menjadi pilihan utama.

Kini, Jevtoski tinggal menunggu kesempatan merasakan atmosfer pertandingan bersama PSM. Sambutan suporter yang sudah ia rasakan sejak latihan membuatnya semakin penasaran dengan atmosfer pertandingan.

“Saya tidak sabar melihat mereka datang ke pertandingan dan memberikan dukungan kepada kami,” ucapnya.

Bagi Jevtoski, perjalanan dari Skopje ke Makassar bukan sekadar perpindahan klub. Ia datang dengan pengalaman panjang di Eropa, dukungan keluarga, dan antusiasme untuk merasakan langsung gairah sepak bola Makassar bersama Juku Eja.