Sadikin Aksa Pompa Spirit Ewako kepada Tim PSM Makassar
CELEBEAMEDIA.ID, Makassar - Suasana latihan rutin PSM Makassar pasca libur Lebaran, Sabtu (28/03/2026) di Stadion Kalegowa, terasa berbeda dari hari-hari biasanya.
Ketika sesi latihan fisik dan set piece (tendangan bola mati) yang dipimpin asisten pelatih Ahmad Amiruddin, tersisa beberapa menit jelang watu shalat magrib, tampak nyala api dan kepulan asap di sisi lapangan depan tribun stadion.
Tetapi itu bukan asap flare atau kembang api. Bukan pula ulah penonton. Itu aksi staf PSM yang menyiapkan santapan makan malam berupa sate dan steak. Di atas meja yang diatur di bawah tenda, sudah tersaji makanan khas Makassar, seperti jalangkote, taripang, dan sebagainya.
Suasana semakin semarak dengan kedatangan pemilik klub, Sadikin Aksa yang secara khusus datang untuk bersilaturrahmi dan berhalal bi halal dengan timnya.
Kehadiran Direktur Utama PT PSM itu di lapangan pun disambut gembira dan hangat oleh para pemain, pelatih, dan staf PSM.
Sadikin pun berbaur dengan "pasukan Ramang" menyantap sate dan steak sembari berbincang santai diselingi canda dan tawa.
Usai santap malam yang penuh suasana keakraban itu, seluruh pemain, pelatih, manajer dan perangkat tim, berkumpul membentuk lingkaran di tengah lapangan. Seperti yang dilakukan tim setiap selesai bertanding di stadion kandang, BJ Habibie Parepare.
Momen itu digunakan Sadikin memberi arahan dan menyuntikkan semangat "ewako" yang bermakna pantang menyerah kepada timnya. Ia bilang masih tersisa dua bulan lagi untuk menyelesaikan musim kompeitisi dwngan sembilan pertandingan.
"Gunakan sisa waktu musim kompetisi ini dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan bersama. (Pemain) yang senior suport yang junior, yang dewasa bantu yang lebih muda untuk bermain lebih harmonis dan solid. Pelatih hanya memberi latihan dan strategi, selebihnya sebelas pemain di lapangan yang menentukan hasil kita, hasil yamg maksimal," katanya.
Ia berjanji akan selalu memberikan "arahan" kepada Manajer Tim Muhammad Nur Fajrin bagaimana supaya tim mencapai hasil maksimal. "Yang pasti, kami manajemen akan bekerja maksimal dalam dua bulan waktu tersisa ini, supaya kalian happy bermain di lapangan," ujarnya.
Pada momen itu Sadikin pun memberi kesempatan kepada pemain dan pelatih untuk bicara. Acara silaturahmi itu ditutup dengan foto bersama, diakhiri dengan teriakan ewako yang lantang.
