Home > PSM

EPA U-16 2025/26: PSM Kalahkan Persib 3-2 di BSC

PSM U-16 menang 3-2 atas Persib U-16 di BSC, Sabtu (6/12) pagi - (foto by Rifki)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - PSM Makassar U-16 mengamankan tiga poin penting setelah menundukkan tamunya, Persib Bandung U-16 dalam laga pekan ke-9 Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/26.

Laga berlangsung di Lapangan Sepak Bola Bosowa Sport Center (BSC) Makassar, Sabtu (6/12). Pasukan Ramang muda menang tipis dengan skor akhir 3-2.

Pertandingan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WITA ini berjalan ketat sejak peluit kick-off dibunyikan wasit. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1.

PSM unggul lebih dulu lewat aksi penyerangnya, Raja Davano Ahmad Jr (116). Namun, Persib menyamakan kedudukan melalui gol Miftah Ali (100). Babak pertama berakhir imbang.

Di babak kedua, PSM U-16 tampil lebih menekan. Taktik pergantian pemain yang dilakukan Pelatih Kepala, Muhammad Arfan terbukti jitu. 

Gelandang cadangan yang dimasukkan, M Raditya Putra Budiman (123), berhasil mencetak gol kedua bagi PSM.

PSM kemudian menambah keunggulan melalui gol bek kirinya, Muh Fayyad F (109).

Jelang akhir laga, Persib U-16 hanya mampu memperkecil ketertinggalan setelah mereka mendapatkan hadiah penalti. Vleno Kalinga Sembiring (161) sukses menjalankan tugasnya. 

Skor 3-2 bertahan hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan wasit.

Asisten Pelatih PSM U-16, Marzuki, mensyukuri hasil yang didapat timnya. Ia menyebut kemenangan ini didapatkan karena pemain mengikuti instruksi dengan baik.

"Alhamdulillah saya syukuri dulu hasil dari ini. Kita kan lebih menekan di awal-awal dengan unggul pertama, jadi sesuai dengan instruksi pelatih, anak-anak sudah bermain dengan benar, makanya kita unggul hari ini," kata dia usai laga.

Menurut dia, Persib U-16 juga bermain dengan taktik yang cukup baik karena berhasil membukukan dua gol dalam laga ini.

Ke depannya, Marzuki akan memfokuskan pada pemulihan fisik pemain sehingga prima saat laga kedua Minggu (7/12) esok.

Tim pelatih juga memberikan catatan agar kondisi fisik dan mental pemain tetap terjaga, mengingat kompetisi EPA 2025/2026 masih panjang.

"Kita ingin U-16 dibangun sebagai fondasi untuk ke senior, jadi otomatis kita lebih utamakan progress baik individu maupun tim, jadi apapun hasilnya kami tetap saling mendukung,“ pungkasnya.