Wasit FIFA Thoriq Alkatiri Dipukul Suporter Usai Malut United vs PSM 3-3
Wasit Thariq Munir Alkatiri dihadang suporter usai laga Malut United vs PSM Makassar, Sabtu (7/3) - (foto by RRI)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Pertandingan pekan ke-25 BRI Super League antara Malut United dan PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, berakhir ricuh, Sabtu (7/3/2026).
Laga yang berakhir imbang 3-3 itu memicu kekecewaan sejumlah suporter yang kemudian meluapkannya kepada wasit.
Wasit berlisensi FIFA, Thoriq Munir Alkatiri, mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari beberapa oknum suporter setelah pertandingan berakhir.
Melansir Tribun Ternate, insiden tersebut terjadi pasca-pertandingan usai dengan skor imbang 3-3. Wasit Thoriq Alkatiri tidak mengesahkan gol keempat Malut United pada injury time yang dicetak David da Silva.
Melalui pengecekan VAR, Thoriq menilai ada pelanggaran sebelum David mencetak gol tersebut.
Keputusan ini yang diduga memicu kemarahan suporter Malut United. Wasit Thoriq dan asisten wasit yang menuju lorong Stadion Kie Raha dihadang suporter. Bahkan seorang suporter sempat memukul Thariq.
Intimidasi kepada wartawan juga terjadi yang diduga dilakukan salah satu ofisial Malut United.
Salah satu wartawan RRI Ternate, Irwan, dipaksa menghapus rekaman video aksi pemukulan kepada wasit Thoriq Alkatiri.
Ketegangan tidak hanya terjadi di area lapangan. Mengutip RRI.co.id, ruang transit yang seharusnya steril dari akses publik juga diterobos sejumlah orang yang sempat melontarkan ancaman kepada perangkat pertandingan.
Aparat keamanan kemudian meningkatkan pengamanan. Personel TNI dan Polri yang berjaga di luar stadion langsung memperketat penjagaan untuk memastikan keselamatan wasit dan perangkat pertandingan.
“Kita hadir di sini bukan untuk menyaksikan pertandingan. Kehadiran kita di sini untuk melaksanakan pengamanan, kalau tugas harus punya tanggung jawab,” kata Kepala Bagian Operasi Polres Ternate, Mochtar Tenu, dikutip dari RRI, Sabtu (7/3).
Perangkat pertandingan akhirnya berhasil meninggalkan lokasi pertandingan dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
Hingga berita ini dipublikasikan, panitia pertandingan dari Malut United belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang menimpa perangkat pertandingan di Stadion Gelora Kie Raha.
