Home > PSM

8 Pemain yang Wajib Dipertahankan PSM Musim Depan

Pemain PSM - (foto by @psm_makassar/instagram)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Sebanyak delapan pemain PSM Makassar mencatatkan rapor performa impresif yang menjadikannya prioritas utama untuk dipertahankan di bursa transfer mendatang.

Di tengah rencana perombakan skuad Juku Eja, data statistik menunjukkan kontribusi masif dari kedelapan pilar tersebut dalam menjaga konsistensi permainan tim.

Caretaker pelatih PSM, Ahmad Amiruddin memberi sinyal akan melakukan cuci gudang besar-besaran menghadapi musim 2026/2027.

Dari total 34 pemain yang dimiliki musim ini, hanya sekitar 25 persen yang bakal dipertahankan.

Artinya, hanya delapan hingga sembilan pemain yang berpeluang tetap mengenakan seragam Pasukan Ramang musim depan.

“Bisa dipertahankan cuma 25 persen,” ujar Amir di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (23/5) malam.

Berikut 8 pemain PSM yang patut dipertahankan PSM untuk Super League 2026/27.

Sektor penjaga gawang menjadi lini pertama yang membutuhkan kepastian masa depan. Hilman Syah, kiper kelahiran Jeneponto, membuktikan kapasitasnya sebagai pilihan utama di bawah mistar dengan mencatatkan 24 penampilan.

Hilman menjadi pahlawan lewat 72 penyelamatan krusial yang kerap menghindarkan PSM dari kekalahan, didukung kemampuan distribusi bola melalui 351 umpan sukses dari 524 percobaan, serta kontribusi bertahan berupa 1 tekel, 5 intersep, dan 5 sapuan.

Kekuatan di sektor ini kian solid dengan keberadaan Reza Arya sebagai pelapis sepadan. Kiper yang sempat menembus pemusatan latihan Timnas Indonesia era Shin Tae-yong ini tampil impresif dalam 10 laga dengan membukukan 36 penyelamatan, 155 umpan sukses dari 223 percobaan, 2 tekel, dan 8 sapuan, menjadikannya aset berharga yang wajib dipagari.

Beralih ke lini pertahanan, sosok Aloisio Neto menjadi palang pintu yang tidak tergantikan. Bermain spartan dalam 30 pertandingan, bek jangkung ini tidak hanya unggul dalam duel udara dan mematikan penyerang lawan, tetapi juga aktif membangun serangan lewat 805 umpan sukses dari 973 percobaan.

Neto juga menyumbang 1 gol dari 7 tembakan (2 tepat sasaran), serta mencatatkan statistik defensif yang mentereng dengan 33 tekel, 94 intersep, dan 87 sapuan.

Namun, di antara seluruh nama yang ada, Victor Luiz menjadi pemain yang paling wajib dipertahankan manajemen Pasukan Ramang. Kontribusi pemain yang beroperasi di sisi sayap kiri ini sangat masif, baik dalam bertahan maupun menginisiasi serangan.

Dari 29 penampilan, Luiz mengemas 1 gol dan menjadi raja assist tim dengan 9 umpan berbuah gol. Ia melepaskan 12 tembakan (6 tepat sasaran), mendistribusikan 904 umpan sukses dari 1269 percobaan, serta solid membentengi pertahanan dengan 52 tekel, 84 intersep, dan 41 sapuan.

Pada sektor gelandang dan sayap, dinamika permainan PSM bertumpu pada kombinasi pemain lokal yang lincah dan bertenaga.

Rizky Eka menjadi motor serangan sayap yang kerap merepotkan lini belakang lawan melalui kemampuan dribbling mumpuni.

Tampil dalam 26 laga, Rizky menorehkan 1 gol, 1 assist, 12 tembakan (6 tepat sasaran), 359 umpan sukses dari 484 percobaan, serta membantu pertahanan dengan 14 tekel, 30 intersep, dan 7 sapuan.

Di lini tengah, Ananda Raehan selalu menunjukkan performa apik sebagai gelandang bertahan. Dari 24 pertandingan, Ananda bertindak sebagai pengatur tempo dan jembatan aliran bola dari lini bawah ke depan dengan akurasi 330 umpan sukses dari 412 percobaan.

Pemain berusia 23 tahun ini juga menyumbang 3 assist, melepaskan 7 tembakan (4 tepat sasaran), serta memotong serangan musuh melalui catatan 25 tekel, 34 intersep, dan 11 sapuan.

Sebagai pelapis sekaligus pemecah kebuntuan, Muhammad Arfan menjadi sosok box-to-box yang tenaganya selalu dibutuhkan, terutama saat PSM kewalahan di menit-menit akhir laga.

Meski kerap turun dari bangku cadangan dengan total 13 penampilan, Arfan tampil efektif dengan menyumbang 1 gol, 1 assist, dan mencatatkan 194 umpan sukses dari hanya 211 percobaan, ditambah 13 tekel, 18 intersep, serta 4 sapuan.

Nama terakhir yang menjadi aset masa depan klub adalah Mufli Hidayat. Pemain muda potensial ini menunjukkan performa konsisten dan fleksibilitas taktik yang tinggi karena mampu dimainkan sebagai bek kanan maupun penyerang sayap.

Dalam 18 laga, Mufli mencetak 1 gol dari 5 tembakan (3 tepat sasaran) dan mengirim 292 umpan sukses dari 377 percobaan.

Keunggulan tambahan berupa kemampuan lemparan ke dalam yang jauh serta determinasi bertahan dengan 30 tekel, 27 intersep, dan 20 sapuan, menjadikannya talenta lokal yang terlalu berharga untuk dilepas.

Dengan statistik dan kontribusi nyata di atas lapangan, mempertahankan kedelapan pemain ini menjadi langkah strategis bagi tim kepelatihan dan manajemen PSM Makassar untuk menjaga stabilitas kerangka tim menjelang persaingan musim baru.