Home > PSM

Piala Presiden 2026: PSM Pernah Kalahkan Raksasa Singapura Tampines Rovers

Tampines Rovers menang 2-1 atas PSM pada penyisihan Grup H AFC Cup 2020 di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, Rabu (12/2/2020) - (foto by The-AFC.com)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Tampines Rovers resmi menjadi satu dari dua klub luar negeri yang dipastikan ambil bagian dalam turnamen pramusim bergengsi Piala Presiden 2026.

Berdasarkan hasil pembagian grup, wakil Singapura yang memiliki julukan The Stags ini tergabung di Grup A. Mereka akan bersaing ketat dengan tuan rumah Persib Bandung, Arema FC, serta tim undangan lainnya asal Brunei Darussalam, DPMM FC.

Kehadiran Tampines Rovers di Piala Presiden 2026 membawa reputasi besar sebagai salah satu klub tersukses di Singapura. Rekam jejak mereka terbentang panjang, baik dalam mendominasi kompetisi domestik maupun saat menjadi langganan di berbagai turnamen antarklub Asia.

Pada kompetisi domestik teranyar, Singapore Premier League musim 2025/2026, klub yang bermarkas di kawasan Tampines ini menyabet posisi runner-up.

Skuad asuhan Nazri Nasir tersebut berhasil mengumpulkan total 51 poin dari 21 pertandingan, dengan catatan performa impresif berupa 15 kemenangan, 4 hasil imbang, dan hanya menelan 2 kekalahan.

Didirikan pada tahun 1945, Tampines Rovers tercatat sebagai salah satu tiang sejarah dalam perkembangan sepak bola di Negeri Singa.

Perjalanan panjang mereka bermula dari kompetisi amatir lokal sebelum akhirnya naik kelas ke National Football League (NFL). Di ajang NFL Division One, mereka sukses meraih gelar juara beruntun pada tahun 1979, 1980, dan 1984.

Ketika kompetisi sepak bola Singapura memasuki era profesional melalui Singapore Premier League, dominasi The Stags semakin tidak terbendung. Hingga saat ini, mereka telah mengoleksi lima gelar juara liga yang diraih pada tahun 2004, 2005, 2011, 2012, dan 2013.

Selain gelar liga, Tampines Rovers juga memiliki koleksi empat trofi Singapore Cup (2002, 2004, 2006, 2019) dan enam piala Singapore Community Shield (2011, 2012, 2013, 2014, 2020, 2025).

Di tingkat regional, mereka mencatatkan sejarah emas dengan menjadi klub Singapura pertama yang menjuarai ASEAN Club Championship pada tahun 2005.

Sebagai tim papan atas, Tampines Rovers memiliki jam terbang yang sangat tinggi di kompetisi Asia, termasuk mencicipi atmosfer AFC Champions League (ACL) Elite dan Two.

Prestasi terbaik mereka di tingkat benua adalah lima kali menembus babak perempat final ACL Two (yang sebelumnya bernama AFC Cup), masing-masing pada tahun 2005, 2006, 2007, 2016, dan teranyar pada musim 2025/2026.

Dalam petualangannya di kompetisi Asia, Tampines Rovers memiliki ikatan sejarah yang cukup kuat dengan klub-klub Indonesia, salah satunya adalah PSM Makassar. Kedua tim tercatat pernah saling mengalahkan dalam ajang AFC Cup di babak penyisihan grup.

Pada AFC Cup 2020, Tampines Rovers sempat menundukkan PSM Makassar dengan skor 2-1 saat bermain di Stadion Jalan Besar, Singapura.

Namun, klub kebanggaan Sulawesi Selatan tersebut berhasil membalasnya pada AFC Cup 2022.

Bertanding di Stadion KLFA, Kuala Lumpur, PSM Makassar yang sempat tertinggal lebih dulu sukses membalikkan kedudukan dan menumbangkan Tampines Rovers dengan skor telak 3-1 berkat gol Rizky Eka Pratama dan brace Everton Nascimento.

Rekam jejak rivalitas ini menjadi bukti bahwa The Stags bukanlah lawan yang asing dengan karakter sepak bola tanah air.

Secara kelembagaan, aspek komersial Tampines Rovers kian kuat setelah menjalin kolaborasi strategis berdurasi tiga tahun dengan klub raksasa Thailand, BG Pathum United, sejak September 2023. Alasan kerja sama sponsorship ini membuat mereka kini resmi menggunakan nama komersial BG Tampines Rovers.

Di luar lapangan, mereka juga didukung oleh basis suporter yang fanatik, terutama saat melakoni laga Eastern Derby melawan rival abadi mereka, Geylang International.

Saat ini, kekuatan taktis Tampines Rovers dipimpin oleh pelatih kepala Nazri Nasir, juru taktik berpengalaman yang pernah menjabat sebagai asisten pelatih klub Liga Jepang (J-League), Ventforet Kofu, serta mantan pelatih interim Timnas senior dan Timnas U-23 Singapura.

Di dalam lapangan, Nazri Nasir mengandalkan kombinasi pemain asing berkualitas dan pilar tim nasional.

Beberapa nama yang menjadi tulang punggung tim di antaranya adalah gelandang asal Jepang, Koya Kazama, bek tangguh Jacob Mahler, serta gelandang andalan Timnas Singapura, Shah Shahiran.

Sumber: PSSI