PSM Krisis Bek Jelang Lawan Persik Kediri
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Lini pertahanan PSM Makassar dipastikan tampil pincang saat menjamu Persik Kediri dalam laga pekan ke-29 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Kamis (23/4/2026) sore.
Bek kanan andalan Juku Eja, Syahrul Lasinari, terpaksa absen
akibat sanksi kartu merah yang diterimanya pada pertandingan sebelumnya melawan
Borneo FC.
Kehilangan Syahrul menjadi pukulan telak bagi tim pelatih,
mengingat sang pemain merupakan pilar penting dalam menjaga kedalaman sisi
kanan pertahanan Pasukan Ramang musim ini.
Insiden kartu merah tersebut terjadi pada menit ke-85 saat
PSM takluk 1-2 dari Borneo FC di Stadion yang sama, Sabtu (18/4) lalu.
Syahrul diusir keluar lapangan oleh wasit asal Surabaya, Erfan
Efendi setelah menerima kartu kuning kedua akibat insiden benturan dengan
pemain lawan saat berupaya menghalau serangan balik.
Meskipun wasit sempat melakukan pengecekan melalui Video
Assistant Referee (VAR), keputusan tersebut tetap tidak berubah dan memaksa
Syahrul harus absen dalam satu pertandingan krusial melawan tim Macan Putih.
Situasi semakin pelik bagi Pasukan Ramang karena bek tangguh
lainnya, Dusan Lagator, juga diragukan tampil setelah mengalami cedera pada
pertandingan yang sama.
Kekhawatiran mengenai kondisi Lagator muncul setelah pemain
asal Montenegro tersebut harus ditarik keluar sebelum laga berakhir saat
menghadapi Borneo FC.
Kehilangan dua pilar pertahanan sekaligus dalam waktu
bersamaan menjadi ujian berat bagi tim pelatih yang dipimpin Ahmad Amiruddin,
mengingat Dusan dan Syahrul selama ini tampil apik dalam meredam serangan
lawan..
Hingga pekan ke-28, PSM masih tertahan di peringkat ke-13
dengan koleksi 28 poin, tertinggal lima angka dari Persik yang berada tepat di
atasnya yakni posisi ke-12 dengan 33 poin.
Kondisi ini membuat laga di Parepare menjadi pertaruhan
besar, karena kekalahan akan semakin menghimpit posisi PSM di papan bawah
sekaligus memperlebar jarak dengan tim-tim di peringkat tengah.
Tanpa kehadiran Lasinari, tim pelatih PSM harus memutar otak
untuk mencari pengganti sepadan guna meredam agresivitas lini depan Persik.
Di sisi lain, Persik datang dengan kepercayaan diri tinggi
setelah sebelumnya sukses memetik kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan dengan intensitas
tinggi, di mana kematangan strategi dalam menambal lubang di lini belakang akan
menjadi kunci bagi PSM untuk mengamankan poin di kandang sendiri.
