Menghitung Napas Pasukan Ramang di 9 Laga Sisa Musim Ini
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Persaingan di papan bawah Super
League 2025/26 kian memanas. PSM Makassar, yang saat ini tertahan di peringkat
ke-13 dengan raihan 24 poin, kini memasuki fase krusial.
Dengan hanya sembilan pertandingan tersisa, setiap poin
bukan lagi sekadar angka, melainkan napas untuk bertahan di kasta tertinggi.
Posisi PSM saat ini belum sepenuhnya aman. Selisih poin
dengan tim-tim di zona degradasi sangatlah rapat.
Saat ini, Juku Eja menduduki peringkat ke-13 dengan koleksi
24 poin, namun posisi ini masih dibayangi ketat oleh Persijap Jepara di
peringkat ke-14 yang mengantongi 21 poin.
Tekanan kian terasa dari papan bawah karena Persis Solo di
posisi ke-15 dan Madura United di peringkat ke-16—yang merupakan batas teratas
zona degradasi—sama-sama menguntit dengan raihan 20 poin.
Hanya terpaut 4 poin dari Madura United, kesalahan kecil
dalam satu-dua laga bisa berakibat fatal bagi Pasukan Ramang.
Di bawah mereka, Semen Padang (20 poin) dan PSBS Biak (18
poin) juga masih memiliki peluang untuk menyalip.
Jika PSM mampu menyapu bersih sembilan laga sisa Super
League 2025/26 dengan kemenangan, mereka akan menambah 27 poin maksimal, yang
membuat total poin menjadi 51 poin.
Angka ini tidak hanya menjauhkan mereka dari degradasi, tapi
berpotensi membawa PSM merangsek ke papan tengah atau bahkan sepuluh besar.
Skenario optimis sapu bersih sembilan laga untuk meraih 27
poin tambahan, memastikan PSM bebas dari degradasi tanpa perlu melihat hasil
tim lain.
Sedangkan skenario realistis PSM butuh tambahan 12-15 Poin. Jika
mampu memenangkan 4 hingga 5 laga dari 9 pertandingan sisa (meraih total 36-39
poin), secara historis angka tersebut biasanya sudah cukup untuk mengamankan
posisi di papan bawah-tengah, mengingat tim di zona merah juga akan saling berhadapan
dan memangkas poin satu sama lain.
Kunci utama bagi Pasukan Ramang adalah tidak kehilangan poin
di laga kandang. Dukungan suporter di Parepare harus menjadi energi tambahan
agar sembilan laga final ini berakhir manis.
PSM menyisakan lima laga kandang di Parepare musim ini ,
yakni melawan Persis Solo (4/4), Borneo FC (18/4), Persik Kediri (23/4), Bhayangkara FC (4/5) dan Persib Bandung (17/5).
Sementara empat laga kandang sisa musim ini yaitu menghadapi
PSIM Yogyakarta (10/4), Bali United (27/4), Arema FC (9/5), dan Madura United
(23/5).
Kemenangan beruntun di sisa musim ini akan meruntuhkan
mental tim-tim di bawahnya seperti Persis dan Persijap yang terus membayangi.
Dari 9 laga tersebut, PSM harus memetakan pertandingan mana
yang wajib dikonversi menjadi 3 poin.
Biasanya, target 12 poin ini akan lebih mudah dicapai dengan
memaksimalkan laga di Stadion BJ Habibie, Parepare.
Memenangkan seluruh laga kandang yang tersisa secara
matematis sudah cukup untuk menyegel posisi PSM di kasta tertinggi.
