PSM Sudah Deal dengan Pelatih Kepala Baru
Darije Kalezic didampingi Roywanson (interpreter) saat memimpin latihan PSM pada 2019 silam - (foto by @psm_makassar/instagram)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Manajemen PSM Makassar bergerak
cepat dalam menyusun kekuatan menyongsong kompetisi Super League 2026/27. Tim Juku
Eja pun telah mencapai kesepakatan dengan pelatih kepala baru yang akan
memimpin skuad musim depan.
Dalam beberapa pekan terakhir, spekulasi mengenai nakhoda
baru PSM bergulir kencang di jajaran pencinta sepak bola nasional. Dua arsitek asal
Eropa yang pernah menukangi Juku Eja, yakni Darije Kalezic dan Nenad Bacina,
mencuat sebagai kandidat kuat.
Media Officer PSM, Sulaiman Karim, membenarkan bahwa proses
negosiasi dengan juru taktik anyar telah rampung. Saat ini, manajemen hanya
tinggal menunggu momentum yang tepat untuk memperkenalkan sang pelatih.
“Setahu saya memang tim bergerak cepat dan Alhamdulillah
sudah deal dengan pelatih baru. Tapi saya belum bisa ungkap (identitasnya).
Tunggu saja pengumuman resmi dari klub,” ujar Sulaiman Karim, Rabu (3/6).
Meski manajemen masih menutup rapat identitas sang pelatih,
nama Darije Kalezic menjadi figur yang paling santer diprediksi akan kembali menduduki
kursi kepelatihan PSM.
Rumor kembalinya pelatih berpaspor Belanda tersebut bahkan
telah menjadi perbincangan hangat di berbagai akun media sosial yang membahas
arus transfer sepak bola Indonesia.
Sosok Darije Kalezic memang bukan orang baru bagi publik
Makassar. Pelatih berusia 56 tahun kelahiran Swiss ini memiliki kedekatan
emosional yang sangat erat dengan kelompok suporter Juku Eja.
Saat menukangi PSM pada musim 2019, Kalezic sukses mengukir
tinta emas dengan menyudahi dahaga gelar klub selama 19 tahun lewat raihan
trofi juara Piala Indonesia 2019 setelah menumbangkan Persija Jakarta.
Di level Asia, pelatih yang dikenal dengan kedisiplinan
tinggi dan kejeliannya mengorbitkan pemain muda ini juga berhasil membawa PSM
melaju hingga babak Semifinal Zona ASEAN AFC Cup 2019.
Di sisi lain, nama Nenad Bacina juga muncul sebagai
penantang kuat. Juru taktik asal Kroasia ini memiliki rekam jejak panjang di
kancah sepak bola Asia Tenggara dan pernah memegang peran krusial di internal
PSM Makassar.
Bacina merupakan sosok di balik layar yang bertindak sebagai
asisten pelatih mendampingi Bojan Hodak pada musim 2020 silam, sebelum
kompetisi akhirnya dihentikan total akibat pandemi Covid-19.
Dikenal dengan pendekatan taktik modern yang mengandalkan
permainan kolektif yang agresif, Bacina punya modal pengalaman luas setelah
sempat menukangi sejumlah klub di Liga Singapura dan Malaysia.
