Wasit FIFA Pimpin Laga Malut United vs PSM
Thoriq Alkatiri - (foto by PSSI)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Derby Indonesia Timur antara Malut United vs PSM Makassar akan dipimpin wasit berlisensi FIFA, Thoriq Munir Alkatiri.
Bigmatch Malut United vs PSM akan digelar di Stadion Kie Raha, Ternate, Sabtu (7/3/2026) pukul 20.00 WITA.
Thoriq M Alkatiri merupakan wasit kelahiran Karawang, Jawa Barat, pada 19 November 1988.
Debut Thoriq sebagai pengadil di pertandingan kompetisi kasta tertinggi Indonesia terjadi pada 2012.
Pada tahun 2014, Thoriq mendapatkan lisensi sebagai wasit dari FIFA.
Sejak menjadi wasit berlisensi FIFA, karier Thoriq sebagai pengadil lapangan semakin melejit.
Dia menjadi salah satu wasit Indonesia yang akhirnya bisa memimpin laga di Liga Champions Asia.
Dua bulan lalu, Thoriq masuk dalam daftar 15 wasit Indonesia yang masuk dalam daftar FIFA International Lists yang akan menjalankan tugas di level internasional.
Dikutip dari laman resmi PSSI, Selasa (30/12), hal itu diumumkan oleh Komite Wasit FIFA yang menetapkan FIFA International Lists untuk tahun 2026.
Penetapan tahun ini juga mencatat sejumlah poin penting. Wasit senior Thoriq kini terdaftar sebagai Video Match Official (VMO), di samping status mereka sebagai wasit FIFA.
Pada laga pekan ke-25 Super League 2025/26 Malut United vs PSM, Thoriq akan dibantu 5 wasit lainnya dengan tugas berbeda.
Mereka adalah Bangbang Syamsudar (asisten wasit 1), Nurhadi (asisten wasit 2), Armyn Dwi Suryathin (VAR), Fajar Furqon (AVAR), dan Gedion Dapaherang (cadangan wasit).
Diberitakan sebelumnya, laga di Ternate diprediksi akan menjadi ujian berat bagi skuad asuhan Tomas Trucha.
Apalagi pada pertemuan pertama musim ini, PSM menyerah 0-1 dari Malut United di Stadion BJ Habibie.
Meski demikian, Pasukan Ramang memiliki memori positif musim lalu saat berhasil menahan imbang Laskar Kie Raha di kandangnya.
Catatan itulah yang coba diulang untuk mencuri poin demi menjauh dari ancaman zona degradasi.
Secara statistik, Malut United jauh lebih diunggulkan berkat konsistensi performa dan produktivitas gol.
Namun, PSM yang datang dengan motivasi tinggi untuk memutus tren negatif tidak boleh diremehkan.
