Home > PSM

Waspadai Villa dan Peralta, Lini Pertahanan PSM Siaga Satu

Ahmad Amiruddin (kiri) - (foto by Akbar)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menegaskan bahwa skuad Juku Eja siap tampil habis-habisan dalam laga krusial pekan ke-28 Super League 2025/26 melawan Borneo FC.

Bermain di kandang sendiri, PSM mengusung misi mematahkan dominasi tim tamu melalui identitas permainan yang agresif.

Dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan, Amiruddin tidak menampik bahwa lawan yang akan dihadapi merupakan salah satu kekuatan paling stabil di liga musim ini.

Menurut Amiruddin, Borneo FC memiliki rekam jejak yang impresif baik saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri maupun saat melakoni laga tandang.

"Kita semua sama-sama tahu bagaimana kualitas Borneo FC. Sampai saat ini tim paling konsisten bersama Persib Bandung, baik itu laga home maupun laga away," ujar Amiruddin kepada awak media.

Secara khusus, jajaran pelatih PSM telah memberikan catatan merah bagi dua pilar asing Borneo FC, Juan Villa dan Mariano Peralta.

Villa dan Peralta dinilai tengah berada dalam puncak performa dan berpotensi menjadi ancaman serius bagi gawang PSM.

"Spesial pemain Juan Villa dan Peralta yang musim ini menurut analisa kami dalam performa terbaiknya. Ini juga alarm buat lini pertahanan PSM," tambahnya.

Meski mengakui keunggulan teknis lawan, Amiruddin menekankan bahwa bermain di markas sendiri memberikan suntikan motivasi ekstra. Kehadiran suporter di stadion diharapkan menjadi pemain ke-12 yang mampu menggetarkan mental lawan.

"Tugas pemain cuma menjalankan plan yang sudah kita sepakati dan show PSM identity. Apa itu? Agresif, intens, dan play with spirit Siri' Na Pacce," tegasnya.

Menutup keterangannya, asisten pelatih yang akrab disapa Coach Amir ini menyerahkan hasil akhir kepada Tuhan, asalkan kerja keras telah maksimal dilakukan selama 90 menit.

Pertandingan antara PSM vs Borneo FC dijadwalkan berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (18/4) pukul 20.00 WITA. Kemenangan akan menjadi harga mati bagi Pasukan Ramang untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.