Home > PSM

H-1 Kick-off, Wasit Madura United vs PSM Mendadak Diganti

Ilustrasi wasit - (foto by Pixabay)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Atmosfer panas jelang laga pamungkas pekan ke-34 Super League 2025/26 antara Madura United vs PSM Makassar kian bergejolak. Tidak hanya di dalam lapangan, kejutan besar juga terjadi dari sisi perangkat pertandingan.

Korps baju hitam yang akan memimpin duel hidup mati di Stadion Gelora Bangkalan, Pamekasan, Sabtu (23/5) besok sore, mendadak dirombak total tepat satu hari jelang kick-off.

Naufal Adya Fairuski, yang sebelumnya telah diproyeksikan dan ditugaskan untuk memimpin jalannya pertandingan krusial ini, dipastikan batal bertugas.

Dikutip dari postingan akun @forum_wasit_idn di Instagram, Jumat (22/5), posisi Naufal sebagai pengadil utama digantikan secara mendadak oleh wasit asal Pekanbaru, Rio Permana Putra.

I.League maupun PSSI belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan atau latar belakang di balik pergantian penugasan H-1 yang terkesan darurat tersebut.

Perubahan ini langsung menjadi buah bibir dan sorotan tajam publik sepak bola tanah air. Pasalnya, laga di Pulau Garam ini memegang pertaruhan yang sangat besar.

Tuan rumah Madura United sedang berada di ujung tanduk dan bersaing ketat dengan Persis Solo dalam perebutan satu tiket terakhir untuk bertahan di kasta tertinggi musim depan.

Kesalahan kecil dalam pengambilan keputusan dari sang pengadil baru bisa berakibat fatal bagi nasib kedua tim yang bersaing.

Secara rekam jejak, kedua wasit ini sejatinya memiliki profil yang cukup mentereng namun dengan karakteristik kepemimpinan yang berbeda. 

Naufal, wasit asal Bandung yang batal memimpin laga ini, dikenal luas sebagai salah satu wasit berlisensi FIFA termuda di Indonesia.

Meski baru berusia 26 tahun pada 2026 ini, Naufal memiliki reputasi ketat dan tegas. Di awal debutnya pada kasta tertinggi saja, ia langsung mencatatkan statistik berani dengan mengeluarkan total 16 kartu kuning dan 1 kartu merah hanya dari dua pertandingan yang dipimpinnya.

Sementara itu, sang pengganti, Rio Permana Putra, merupakan sosok pengadil lapangan yang sarat pengalaman dan telah dipromosikan ke kasta tertinggi sejak musim 2023/24 lalu.

Rio dikenal sebagai wasit yang tidak segan meniup peluit di kotak terlarang.

Menariknya, beban berat tidak hanya dipikul oleh Rio Permana di Bangkalan. Di pertandingan lain, laga penentu milik kompetitor Madura United, yakni Persis Solo, dipastikan akan dikawal oleh pengadil lapangan asing asal Jepang, Yudai Yamamoto.

Perbedaan atmosfer dan sorotan tajam pada kinerja wasit lokal vs wasit asing di pekan pamungkas ini dipastikan membuat eskalasi perebutan tiket bertahan di Super League berada di titik tertingginya.