Home > PSM

Saat Prediksi Sang Wali Kota Menjadi Nyata

Munafri saat menyemangati pemain PSM di ruang ganti Stadion Kalegowa, Gowa, Senin (6/4) lalu - (ist)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Senyum sumringah tak bisa disembunyikan dari wajah Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Di balik layar smartphone-nya, pria yang akrab disapa Appi ini menyaksikan sebuah drama hebat: kembalinya taring Pasukan Ramang di tanah Yogyakarta.

"Kenapa senyum-senyum, Mas?" tanya sang istri, Melinda Aksa, dalam sebuah unggahan video singkat berdurasi 35 detik.

Sambil tertawa lepas, mantan Bos PSM ini menjawab mantap, "Gimana nggak senyum-senyum kalau PSM menang? Comeback, comeback!".

Bagi Appi, kemenangan 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada pekan ke-27 Super League 2025/26, Jumat (10/4), bukanlah sekadar keberuntungan, melainkan sebuah nubuatan yang ia yakini sejak awal.

Laga yang digelar di Stadion Sultan Agung itu sejatinya berlangsung mencekam bagi tim tamu. Sepanjang babak pertama, Juku Eja dipaksa bermain defensif.

Strategi ini diakui oleh caretaker PSM Makassar, Coach Ahmad Amiruddin, sebagai bagian dari rencana matang yang telah disusun sejak di Makassar.

Ketegangan memuncak saat PSM tertinggal lebih dulu di babak kedua melalui aksi Deri Corfe. Namun, di saat itulah filosofi Siri’ Na Pacce—harga diri dan keteguhan hati—benar-benar diuji.

Harapan itu muncul pada menit ke-79. Pemain pengganti, Luka Cumic, berhasil memecah kebuntuan lewat sontekan manis yang menggetarkan jala lawan.

Momentum kebangkitan itu mencapai puncaknya semenit menjelang peluit panjang ditiup. Dusan Lagator mencetak gol penentu yang seketika membungkam seribuan suporter tuan rumah.

Prediksi Appi saat mengunjungi latihan tim di Stadion Kalegowa beberapa hari sebelumnya pun terbukti: PSM memang layak berada di tempat yang lebih baik.

Kemenangan ini menjadi pesan kuat bahwa Pasukan Ramang belum habis. Meski sempat ditekan habis-habisan di babak pertama, mentalitas para pemain di babak kedua menunjukkan perubahan signifikan.

Kini, dengan tiga poin di kantong dari Yogyakarta, PSM siap menatap sisa musim dengan kepala tegak, persis seperti yang diteriakkan Munafri Arifuddin di akhir videonya: "Ewako PSM!".