Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 18 Februari 2026

Ilustrasi - (foto by pixabay)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah. Berdasarkan maklumat yang telah dikeluarkan, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M.

Mengutip laman resmi Muhammadiyah,  penetapan ini tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang dirilis di Yogyakarta pada 22 September 2025.

Penentuan awal Ramadan dilakukan dengan metode hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi pedoman Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Selain awal Ramadan, Muhammadiyah juga menetapkan hari besar Islam lainnya. Hari Raya Idulfitri 1447 H atau 1 Syawal ditetapkan jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026 M.

Sementara itu, 1 Zulhijah 1447 H ditetapkan pada Senin, 18 Mei 2026 M. Dengan penetapan tersebut, Hari Arafah (9 Zulhijah) bertepatan pada Selasa, 26 Mei 2026, dan Hari Raya Iduladha (10 Zulhijah) jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 M.

PP Muhammadiyah menjelaskan bahwa penetapan ini mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal, hasil Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah yang digelar di Pekalongan pada tahun 2024.

Dalam maklumat tersebut disebutkan bahwa ijtima atau konjungsi menjelang Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 M. Namun, sesuai dengan kriteria kalender hijriah global, awal bulan baru dimulai saat matahari terbenam pada hari berikutnya.

Prinsip yang sama juga digunakan dalam penetapan awal Syawal dan Zulhijah yang telah dihitung secara cermat dan sistematis.

“Demikian maklumat ini disampaikan agar menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,” demikian bunyi penutup maklumat yang ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris PP Muhammadiyah.

Sementara pemerintah juga telah menetapkan libur Hari Raya Idulfitri 1447 H pada 21–22 Maret 2026. Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 yang ditandatangani pada 19 September 2025.

Berdasarkan ketetapan tersebut, apabila Idulfitri jatuh pada 21 Maret 2026, maka awal puasa Ramadan versi pemerintah diperkirakan dimulai pada 19 Februari 2026.