Bosowa Peduli Salurkan Ratusan Hewan Kurban ke 10 Provinsi
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Suasana pelataran Masjid 45 di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, tampak lebih ramai dari biasanya pada Rabu (27/5) pagi. Lantunan zikir dan kesibukan panitia menandai dimulainya Festival Keberkahan Qurban 1447H/2026 yang diinisiasi oleh Bosowa Peduli.
Acara yang berlangsung selama dua hari hingga 28 Mei 2026 ini tidak hanya menjadi simbol ibadah ritual, tetapi juga menjadi pesta kepedulian sosial yang masif.
Kemeriahan acara kian terasa dengan hadirnya Bazar Berkah UMKM yang melibatkan sekitar 20 pelaku usaha lokal di sekitar lokasi festival.
Pembukaan festival ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Ketua Yayasan Aksa Mahmud Melinda Aksa, serta Ketua Penyelenggara Keberkahan Qurban Bosowa Peduli, Hafit Timur Mas'ud.
Tahun ini, Bosowa Peduli berhasil menghimpun total 98 ekor sapi dan 37 ekor kambing. Hewan-hewan kurban tersebut berasal dari konsolidasi seluruh unit bisnis di bawah naungan Bosowa, serta kontribusi dari individu masyarakat.
Menariknya, antusiasme warga untuk menyalurkan kurban lewat lembaga ini menunjukkan tren positif. Ada 7 ekor sapi yang murni berasal dari penghimpunan masyarakat, menandakan meningkatnya kepercayaan publik.
Ketua Penyelenggara, Hafit T. Mas'ud, mengungkapkan bahwa sebaran pemotongan hewan kurban tahun ini jauh lebih luas dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Festival ini menjadi salah satu manifestasi nyata dari implementasi program mereka, terlebih setelah status kelembagaan mereka diperkuat.
"Jadi ini menandakan bahwa memang jangkauan kami juga sudah sangat meluas, dan kita tahu bahwa baru saja menjadi Lembaga Amil Zakat ya. Dan ini menjadi salah satu manifestasi kita untuk implementasi program kita," ujar Hafit di sela-sela acara.
Meskipun pusat seremonial berada di Masjid 45 Makassar, proses eksekusi kurban tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Di Masjid 45 sendiri, panitia menyembelih 26 ekor sapi. Selebihnya, puluhan hewan kurban disebar dan dipotong di 10 provinsi, atau 17 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.
Khusus untuk wilayah Makassar, tercatat ada 2.133 warga yang terdata sebagai penerima manfaat langsung. Namun, secara akumulatif nasional, angka penerima manfaat melonjak berkali-kali lipat berkat adanya sapi-sapi dengan bobot jumbo.
Beberapa tokoh penting menyumbang sapi dengan perkiraan berat daging bersih yang fantastis. Sapi kurban milik pendiri Bosowa, Munafri Arifuddin dan Melinda Aksa, diproyeksikan menghasilkan hampir 150 kilogram daging murni. Sementara itu, sapi kurban dari CEO Bosowa Subhan Aksa diperkirakan menghasilkan hingga 170 kilogram daging.
Hafit menjelaskan, kalkulasi penerima manfaat dihitung berdasarkan rata-rata hasil daging per ekor sapi.
"Penerima manfaat, kalau dirata-ratakan misalnya satu sapi itu bisa sekitar 70 sampai 75 kilogram daging bersih. Kalau dikali 100 sapi, itu sudah kelihatan. Ada 7.500-an (penerima) lah, malah bisa lebih karena ada sapi-sapi yang memang besar," jelas Hafit terperinci.
Dengan pasokan daging yang melimpah dari sapi-sapi premium tersebut, Bosowa Peduli optimistis manfaat ibadah kurban tahun ini bisa menyentuh target maksimal masyarakat yang membutuhkan.
"Target kami memang sekitar 7.000 sampai 8.000 penerima manfaat secara keseluruhan," pungkas Hafit.
