Hardiknas 2026: Beasiswa hingga Pelatihan AI untuk Guru
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026 di Lapangan Karebosi menjadi momentum krusial bagi peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di Kota Makassar.
Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Pemerintah memberikan kepastian mengenai dukungan nyata bagi para guru, mulai dari bantuan finansial pendidikan hingga penguasaan teknologi masa depan.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, menegaskan bahwa guru merupakan kunci utama keberhasilan transformasi pendidikan nasional.
Oleh karena itu, pemerintah telah menyiapkan "karpet merah" melalui sejumlah kebijakan strategis untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi mereka.
Salah satu poin konkret yang disampaikan adalah penyediaan beasiswa sebesar Rp3.000.000 per semester bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan minimal.
Bantuan ini disalurkan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang memungkinkan pengalaman kerja guru diakui sebagai satuan kredit semester untuk mempercepat perolehan gelar akademik.
"Pemerintah juga meningkatkan kesejahteraan guru melalui sertifikasi dan pemberian insentif, termasuk bagi guru honorer," ujar Munafri di hadapan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ribuan tenaga pendidik yang hadir mengenakan pakaian adat.
Selain dukungan finansial, pemerintah juga mulai menyasar peningkatan literasi digital pendidik guna menghadapi tantangan zaman.
Para guru akan dibekali dengan berbagai pelatihan teknis, di antaranya pelatihan kecerdasan artifisial (AI), coding, bimbingan konseling, hingga kepemimpinan sekolah.
Langkah ini diambil sejalan dengan program digitalisasi pembelajaran yang telah menjangkau ratusan ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Tak hanya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), angin segar juga ditiupkan bagi tenaga pendidik non-ASN.
Pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan melalui skema sertifikasi dan pemberian insentif yang lebih layak, termasuk bagi para guru honorer yang selama ini menjadi tulang punggung pendidikan di berbagai daerah.
Menutup pidatonya, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menekankan bahwa segala fasilitas dan teknologi yang diberikan hanya akan berdampak maksimal jika dibarengi dengan perubahan pola pikir (mindset).
Upacara peringatan Hardiknas 2026 ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, serta jajaran Forkopimda Makassar.
