Korban Tewas Kerusuhan Wamena Dapat Santunan Rp 15 Juta

Pengungsi asal Wamena tiba di Lanud Hasanuddin kemarin, Rabu (2/10/2019) - (foto Dok FTI UMI)

CELEBESMEDIA.ID, Jakarta - Korban tewas dalam kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, bakal mendapat santunan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Dilansir CELEBESMEDIA.ID dari santunan-rp15-juta" target="_blank">CNNIndonesia.com, santunan sebesar Rp 15 juat per orang itu akan diserahkan kepada ahli warisnya masing-masing.

"Jadi berapa pun itu yang menjadi korban meninggal, akan kami berikan santunan ahli waris sebesar Rp15 juta per jiwa, yang akan kami salurkan pada keluarga," kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Diketahui setidaknya ada 32 orang tewas dalam kerusuhan di Wamena, Senin 23 September lalu. Sejak Rabu(2/10/2019), tercatat 11.646 orang telah meninggalkan Wamena.

Selain santunan korban tewas, Agus menambahkan, pemerintah pusat akan menyalurkan bantuan dana lewat program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada para pemilik warung atau tempat usaha yang terkena dampak kerusuhan. "Toko-toko, warung-warung yang terdampak kerusuhan akan kami bantu, berupa dana stimulan," ujarnya.

Bantuan dana dalam program UEP ini sepenuhnya tergantung usulan dari Pemerintah Provinsi setempat. Menurutnya, Pemprov akan melakukan verifikasi masyarakat yang berhak menerima bantuan. Mekanisme penyaluran bantuan dilakukan lewat transfer bank.

"Dana stimulan kan untuk membantu, membantu percepatan agar toko dan warung segera pulih, ekonomi di tingkat lokal bisa berjalan normal kembali," tuturnya.