30 Juz Ditulis Tangan, Alquran Raksasa Pikat Jemaah Masjid Raya

Alquran raksasa di Masjid Raya Makassar - (foto by Rifki)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Alquran raksasa menyita perhatian para jemaah yang menunggu waktu salat di Masjid Raya Makassar.

Mushaf istimewa tersebut memiliki ukuran sekitar 1 x 1,5 meter dengan berat 584 kg. Dimensinya yang jauh lebih besar dibandingkan Alquran pada umumnya membuat setiap lembar halamannya dapat terlihat jelas bahkan dari jarak beberapa meter.

Menariknya 30 juz, 114 surah, dan 6.666 ayat dalam Alquran tersebut merupakan tulisan tangan seorang pendiri pondok pesantren. Butuh waktu 12 bulan (1 tahun) untuk merampungkan penulisan Alquran tersebut.

Banyak pengunjung yang sengaja mendekat untuk menyaksikan detail tulisan tangan di setiap halamannya.

Berdasarkan catatan sejarah pengelola masjid, Alquran raksasa ini ditulis tangan pada 2013 oleh KH Ahmad Faqih Al-Muntaha, pendiri Pondok Pesantren Al-Asy’ariyyah di Wonosobo, Jawa Timur. Ia menggunakan menggunakan tinta Cina dan air teh kental, terdiri dari 605 lembar kertas. 

Alquran raksasa ini menjadi koleksi tetap Masjid Raya Makassar dan ditempatkan secara strategis agar dapat dilihat jamaah, terutama saat Ramadan.

Tahun ini, kehadiran Alquran raksasa kembali menjadi magnet, khususnya pada sore menjelang berbuka puasa hingga malam selepas salat tarawih. 

Jamaah yang datang untuk berbuka maupun  tarawih menyempatkan diri berhenti sejenak di depan Alquran raksasa ini. Ada yang membaca beberapa ayat, ada pula yang mengabadikan momen bersama keluarga.

"Kebetulan saya warga asli Makassar, cuma merantau dan baru balik ke sini, Masjid Raya Makassar. Jadi abadikan momen," ujar Rizal yang berswafoto di lokasi.

Bagi banyak jamaah, keberadaan Alquran raksasa ini bukan sekadar ornamen. Ini menjadi pengingat bagi umat muslim untuk berlomba memperbanyak ibadah dan tilawah khususnya di bulan suci Ramadan ini.

Laporan: Rifki