Gas 3 Kg Langka, Warga Gowa Keliling Hingga Makassar demi Memasak
Ilustrasi - (Dok CELEBESMEDIA.ID)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kelangkaan gas 3 kilogram (kg) dikeluhkan warga di Kabupaten Gowa dan sejumlah wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Kondisi tersebut membuat warga harus berkeliling hingga puluhan kilometer untuk mendapatkan gas bersubsidi yang menjadi kebutuhan utama rumah tangga.
Salah satunya dialami Citra, warga Je'ne Tallasa, Gowa. Ia mengaku harus mencari Gas 3 Kg dari Gowa hingga sejumlah kawasan di Makassar setelah stok gas di sejumlah toko kelontong yang didatanginya kosong.
Dalam pencariannya, Citra melintasi Jalan Sultan Alauddin, Pa'baeng-baeng, Jalan Veteran, Jalan Tinumbu hingga Jalan Cakalang. Namun, di setiap toko yang disinggahinya, ia mendapat jawaban serupa yakni gas kosong.
Kondisi itu sempat membuat Citra khawatir tidak bisa memasak untuk keluarganya. Ia bahkan terus mencari hingga perjalanan pulang sebelum akhirnya menemukan gas 3 kg di sebuah toko kelontong di Jalan Daeng Tata.
Namun, gas yang diperolehnya tidak lagi dengan harga yang biasa dibayarkan. Citra harus merogoh kocek Rp30 ribu untuk satu tabung, naik dari harga yang biasanya sekitar Rp21 ribu.
"Susah sekali cari gas sekarang. Sessa jaki. Di Jalan Daeng Tata ka kemarin dapat. Mahalki, Rp30 ribu saya belikan," keluh Citra.
Keluhan serupa juga muncul di sejumlah wilayah Gowa. Warga dilaporkan harus berkeliling mencari gas 3 kg, bahkan sebagian mengaku terpaksa menggunakan kayu bakar karena tidak mendapatkan gas untuk memasak.
Situasi ini terjadi ketika Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan terus memantau ketersediaan gas 3 kg dan melakukan penyesuaian distribusi berdasarkan kebutuhan di lapangan.
Pada akhir Agustus, Pertamina menyebut penguatan pasokan dilakukan secara selektif di sejumlah wilayah Sulselbar melalui mekanisme extra dropping.
Kondisi kelangkaan di tingkat pengecer juga berpotensi membuat warga membeli dengan harga lebih tinggi. Padahal, gas 3 kg merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat tertentu.
Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera memastikan kelancaran distribusi hingga tingkat pangkalan dan menjaga agar harga gas 3 kg tidak semakin membebani rumah tangga.
