Google Doodle Tampilkan Nebula Carina, Rayakan Pekan Antariksa

Tangkapan layar Google Doodle hari ini, Kamis (8/10)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Google Doodle hari ini, Kamis (8/10)  turut merayakan Pekan Antariksa Sedunia atau World Space Week 2026. Doodle menampilkan keindahan Nebula Carina melalui citra James Webb Space Telescope (JWST), sekaligus mengangkat kemajuan teknologi yang memungkinkan manusia mengamati alam semesta lebih detail.

Secara visual, ilustrasi Doodle memperlihatkan hamparan Nebula Carina yang dipenuhi bintang, awan gas, dan debu kosmik. Citra tersebut menjadi latar utama logo Google, dengan huruf G tampil menyatu dengan lanskap antariksa.

Nebula Carina merupakan kawasan pembentukan bintang yang sangat besar. Wilayah ini membentang lebih dari 300 tahun cahaya dan menjadi rumah bagi sejumlah bintang masif yang sangat panas dan terang.

Pemilihan Nebula Carina sejalan dengan semangat Pekan Antariksa yang berlangsung setiap 4-10 Oktober. Perayaan global tersebut memperingati dua tonggak penting sejarah antariksa, yakni peluncuran Sputnik 1 pada 4 Oktober 1957 dan mulai berlakunya Outer Space Treaty pada 10 Oktober 1967.

Pada 2026, Pekan Antariksa mengusung tema "Rocket Revolution". Tema ini menyoroti perkembangan teknologi roket dan perubahan dalam akses menuju ruang angkasa, termasuk kemajuan kendaraan peluncur serta meningkatnya peran industri komersial.

Perayaan tahun ini juga diwarnai berbagai kegiatan edukasi dan kolaborasi internasional. European Space Agency (ESA), misalnya, bekerja sama dengan The Pokémon Company International melalui pameran sains dan aktivitas Pokémon GO untuk memperkenalkan antariksa kepada masyarakat dengan pendekatan yang lebih interaktif.

Sementara itu, berbagai sekolah, museum, dan klub astronomi turut menggelar kegiatan bertema antariksa. Rangkaian tersebut tidak hanya bertujuan merayakan pencapaian eksplorasi ruang angkasa, tetapi juga mendorong minat generasi muda terhadap bidang STEM.

Melalui Doodle Nebula Carina, Google ikut membawa pesan Pekan Antariksa 2026 ke halaman pencarian: kemajuan teknologi tidak hanya memungkinkan manusia pergi lebih jauh ke luar angkasa, tetapi juga membantu memahami alam semesta yang selama ini berada di luar jangkauan pengamatan langsung. 

Sumber: worldspaceweek.org