Pidato Hari Buruh: Prabowo Beri Kado KUR Bunga Rendah
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Presiden RI Prabowo Subianto
menegaskan pemerintah segera mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga
maksimal lima persen per tahun untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil.
"Saya sudah perintahkan bank-bank milik RI sebentar
lagi kita akan kucurkan KUR maksimal 5 persen satu tahun," kata Presiden
Prabowo dalam pidatonya pada peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional
(Monas), Jakarta, Jumat (1/5).
Presiden menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil karena
selama ini masyarakat kecil, termasuk buruh, petani, dan nelayan, kerap
terjerat bunga pinjaman yang sangat tinggi. Menurutnya, penghasilan rakyat
tidak boleh habis hanya untuk membayar bunga pinjaman yang memberatkan.
"Selama ini rakyat kecil kalau pinjam uang, bunganya
luar biasa gilanya. Orang kecil, pinjam uang, bunganya bisa 70 persen
setahun," ujar Prabowo.
Terkait kesejahteraan buruh, Prabowo mencanangkan program
kepemilikan hunian guna mengurangi beban biaya kontrak rumah. Pemerintah
berupaya agar biaya kontrak rumah yang dikeluarkan tiap bulan oleh buruh, bisa
menjadi cicilan kepemilikan rumah dengan program perumahan yang akan dilakukan
pemerintah.
Presiden turut memberikan perhatian pada tenor yang
memudahkan bagi para buruh untuk mencicil KPR, agar lebih fleksibel dan jangka
panjang.
"Tadi saya mengatakan penghasilan kalian 30 persen
untuk kontrak, nanti kita akan yakinkan saudara nanti akan miliki rumah
tersebut. Jadi yang tadi 30 persen untuk kontrak, kita kurangi, itu adalah
untuk kau cicil rumahmu sendiri," kata Presiden menjelaskan.
Ia menekankan bahwa durasi cicilan bisa disesuaikan mulai
dari 20 tahun hingga 40 tahun agar tidak memberatkan kantong para pekerja.
Presiden meyakini skema ini aman karena buruh, petani, dan nelayan adalah
kelompok masyarakat yang menetap dan produktif di wilayahnya.
Presiden Prabowo menghadiri perayaan Hari Buruh
Internasional yang disambut oleh sejumlah tokoh buruh yang hadir, di antaranya
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena
Wea dan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam acara tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Selain itu, hadir pula Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, serta Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Sumber: ANTARA
