AMP Tuju Wali Wali Produksi Aspal Panas 80 Ton per Jam
Head Business Unit Tuju Wali Wali (TWW), Iskandar Mohammad - (ist)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pabrik pengolahan aspal atau Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Tuju Wali Wali mampu memproduksi aspal panas (hot mix) 80 ton per jam.
Hal itu diungkapkan Head Business Unit Tuju Wali Wali (TWW), Iskandar Mohammad, usai peresmian AMP PT Tuju Wali Wali di Kawasan Industri Makassar (KIMA), Jumat (9/1/2026).
"AMP kita yang diresmikan pada hari ini itu kapasitasnya 80 ton per jam. Jadi produksi yang dihasilkan itu adalah aspal konkret waring cost, aspal konkret best cost, dan ada namanya SMA (stone matrix asphalt)," terang Iskandar.
Aspal yang diproduksi AMP Tuju Wali Wali bisa digunakan untuk jalan yang padat seperti jalan tol atau landasan pesawat di bandara.
"Jadi ini kapasitasnya 80 ton per jam, nilai investasinya sekitar Rp7 miliar, cuma memang kita akan tambahkan investasi untuk peralatan pendukung seperti aspal paver, finisher, roler, baby roller, dan peralatan lain supaya bisa juga dikerjakan selain produksi aspal juga mengerjakan produksi aspal," tambah Pak Is, sapaan akrabnya.
Iskandar menjelaskan TWW merupakan salah satu perusahaan lama di bawah naungan Bosowa Group, yang memang dari dulu bergerak di bidang proyek jalan dan jembatan.
"TWW ini kan termasuk perusahan Pak Aksa dan sudah cukup lama, tapi memang sekarang kita banyak mengerjakan pekerjaan-pekerjaan bangunan gedung. Awalnya kita banyak mengerjakan pekerjaan jalan dan jembatan, dengan adanya AMP ini kita berharap semakin expert untuk mendapatkan proyek-proyek jalan dan jembatan," tegasnya.
Setelah peresmian AMP tersebut, Iskandar menegaskan Tuju Wali Wali siap mengikuti tender dan berkontribusi memelihara jalan di Sulawesi Selatan.
"Tentu ini kan salah satu persyaratan untuk kontraktor jika mengikuti tender adalah harus punya AMP. Jadi nanti AMP ini akan menjadi salah satu peralatan utama yang akan menjadi bagian dari dokumen tender dan Insya Allah, TWW akan mengikuti tender-tender pertama pemeliharaan jalan di Sulawesi Selatan," tutup Pak Is.
Aspal panas produksi AMP Tuju Wali Wali ini, katanya, sebagai langkah antisipasi pemenuhan kebutuhan aspal panas untuk pembangunan jalan dan jembatan di Sulawesi Selatan yang akan digalakkan pemerintah.
Aspal panas diangkut dari fasilitas pengolahan dengan layanan truk ke proyek-proyek. Aspal sudah harus terhampar dalam waktu delapan jam setelah keluar dari pabriknya.
AMP ini merupakan investasi kedua Bosowa Group yang diresmikan di Makassar. Sebelumnya, tahun 2025 lalu, Bosowa Berlian Motor juga membangun fasilitas ruang pamer (show room) dan bengkel Mitsubisi di kawasan Tanjung Bunga, Makassar.
Tuju Wali Wali bukan hanya fokus mengerjakan proyek-proyek konstruksi di Sulawesi Selatan, tetapi juga di wilayah lain Tanah Air.
Di Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, Tuju Wali Wali juga sedang mengebut penyelesaian proyek pembangunan rumah sakit daerah, yang dibiayai pemerintah pusat.
