Pertamina Klaim Stok Aman, di SPBU Antrean Masih Panjang
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pertamina memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Makassar dan Sulawesi Selatan dalam kondisi aman. Namun, kondisi berbeda justru terlihat di lapangan. Antrean panjang kendaraan masih terjadi di sejumlah SPBU, bahkan kondisi ini terlihat di hampir seluruh SPBU yang terpantau di Makassar dan Gowa, Jumat (11/9/2026).
Pantauan CelebesMedia.id, Jumat pagi sekitar pukul 09.15 WITA, salah satu antrean panjang terlihat di SPBU Tala’salapang, Jalan Sultan Alauddin, tepat di samping Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh).
Antrean didominasi sepeda motor dan mobil. Kendaraan terlihat berjejer panjang hingga lebih dari 2 kilometer dari lokasi SPBU.
Panjangnya antrean membuat sebagian warga harus menyediakan waktu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.
Kondisi serupa juga terlihat di salah satu SPBU poros Malino, Jumat siang sekitar pukul 13.00 WITA. Antrean di SPBU ini bahkan bercampur antara kendaraan roda dua, roda empat, hingga truk.
Antrean kendaraan tidak hanya terjadi di SPBU yang berada di jalan poros. SPBU di Parang Banoa, Gowa juga tak luput dari serbuan warga. Pantauan Celebesmedia.id, Jumat malam sekitar pukul 19.20 WITA, panjang antrean bahkan telah keluar dari pagar kawasan SPBU dan "mengular" hingga ke tepi jalan setapak di depan perumahan warga.
Kondisi tersebut terjadi di tengah pernyataan Pertamina yang menyebut ketersediaan BBM di Makassar dan Sulawesi Selatan dalam kondisi aman.
Kepastian tersebut disampaikan setelah jajaran Pertamina Regional Sulawesi bertemu dengan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin untuk membahas antrean panjang di sejumlah SPBU.
Pertemuan berlangsung di Kantor PT Pertamina Regional Sulawesi, Jalan Garuda, Makassar, Jumat (11/9/2026). Wali Kota yang akrab disapa Appi hadir bersama Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda dan diterima Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Regional Sulawesi Deny Sukendar bersama jajaran.
Pertemuan itu membahas sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengurai antrean BBM yang mulai berdampak terhadap mobilitas warga dan aktivitas pelayanan publik di Kota Makassar.
Deny mengatakan Pertamina telah menyiapkan sejumlah langkah untuk merespons kondisi tersebut. Upaya itu mencakup penambahan suplai BBM, perpanjangan jam operasional SPBU, hingga penertiban antrean di lapangan.
"Mudah-mudahan ini bisa segera, hari ini juga kita lakukan beberapa hal, Pak Wali," kata Deny.
Salah satu langkah yang sudah diterapkan adalah memperpanjang jam operasional SPBU. Saat ini, sebanyak 25 SPBU di Kota Makassar telah beroperasi selama 24 jam.
Menurut Deny, jumlah tersebut masih dapat ditambah apabila kondisi antrean di lapangan membutuhkan pelayanan lebih lama. Pertamina akan menyesuaikan operasional berdasarkan tingkat kepadatan di masing-masing SPBU.
"Sejauh ini sudah ada 25 SPBU yang buka 24 jam. Nanti kita lihat kondisinya. Apabila memang diperlukan, tentu akan kita tambah," ujarnya.
Deny menjelaskan, penambahan waktu operasional bukan sekadar memperpanjang pelayanan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi untuk mengurangi konsentrasi kendaraan pada SPBU tertentu.
"Intinya adalah bagaimana kita bisa mengurai antrean ini. Jadi jumlah SPBU nanti mungkin akan sangat dinamis, menyesuaikan kondisi antrean," jelasnya.
Pertamina juga meningkatkan penyaluran BBM ke sejumlah SPBU untuk merespons kepadatan yang terjadi.
Untuk solar, penyaluran disebut telah meningkat sekitar 15 persen di atas kondisi normal. Sementara penyaluran Pertalite meningkat sekitar 8 persen dan pada kondisi tertentu mencapai 10 persen dibandingkan kondisi normal.
"Ada penambahan. Tentu sudah meningkat kami penyaluran untuk solar, sudah di kisaran di atas normal sekitar 15 persen," tutur Deny.
"Pertalite sudah 8 persen dan kemarin juga sudah mencapai 10 persen dari kondisi normal," tambahnya.
Pertamina juga telah memetakan SPBU yang mengalami kepadatan. Titik-titik yang membutuhkan tambahan pasokan akan mendapatkan perhatian lebih dalam pengaturan distribusi.
"Kondisi ini sudah kita petakan dan nanti kita pastikan, kita akan dorong juga suplai ke SPBU," tegasnya.
