Aksa Mahmud Turun ke Tambak, Tebar Bibit Bandeng dan Rumput Laut

Aksa Mahmud Turun ke Tambak, Tebar Bibit Bandeng dan Rumput Laut - (foto by Andi Suruji)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Sabtu (19/9) pagi, hamparan tambak di pesisir Maros menjadi saksi dimulainya siklus budi daya yang baru.

Pendiri Bosowa, Aksa Mahmud, melepas ratusan ribu ekor bibit ikan bandeng ke petak-petak air payau, disusul puluhan kilogram bibit rumput laut.

Tambak ini berada di Dusun Balangkasa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Luasnya mencapai 157 hektare, cukup untuk menampung banyak petak budi daya sekaligus.

Aksa hadir bersama sejumlah tokoh, di antaranya Muhammad Akhsan dari PT Bantimurung Indah dan PT Bosowa Isuma, serta Suardi Madama, Andi Suruji, dan Sahabuddin Sodding.

Akhsan sempat menyinggung nama perusahaan yang ia wakili. Menurutnya, banyak orang salah paham soal nama itu.

"Banyak bertanya, 'Apa itu Isuma? Banyak kira bahasa Jepang'. Padahal Isuma itu Indonesia Sulawesi Maros," katanya.

Soal asal bibit, Aksa Mahmud menyebut pasokannya datang dari Jepara. "Bibitnya dari Jepara," ujarnya.

Jenis rumput laut yang ditebar adalah Gracilaria, alga merah dari kelompok Rhodophyta.

Ganggang ini tumbuh di perairan tropis dan lazim dibudidayakan di tambak, termasuk di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.

Selama ini ia dikenal sebagai bahan baku utama agar-agar. Manfaatnya tidak berhenti di dapur. Kandungan seratnya yang tinggi membantu melancarkan pencernaan.

Industri farmasi memakainya untuk membuat cangkang kapsul obat, sementara laboratorium menggunakannya sebagai media pertumbuhan bakteri berupa nutrient agar.

Di dunia kecantikan, ekstraknya dipakai sebagai pelembap alami dalam losion, masker wajah, dan krim kulit.

Ada satu keunggulan yang membuat budi daya ini menarik. Bibit rumput laut cukup ditebar sekali, lalu tanaman dapat dipanen secara berkala. Panen perdananya dijadwalkan 45 hari setelah tebar.

Untuk bandeng, sabar menunggu sedikit lebih lama. "Insya Allah ikan bandengnya dipanen Desember 2026," kata Aksa Mahmud.