Kebakaran Hutan Meluas, DMI Serukan Shalat Istisqa dan Taubat
Personel TNI melakukan pembasahan mencegah api kembali menyala di lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Arang Limbung, Kalimantan Barat, Minggu (23/8/2026) - (foto by ANTARA)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) menyerukan pelaksanaan Shalat Istisqa atau shalat meminta hujan di seluruh masjid di Indonesia menyusul kemarau berkepanjangan yang memicu kekeringan, krisis air, hingga kebakaran hutan di sejumlah wilayah.
Seruan tersebut disampaikan melalui surat PP DMI tertanggal 21 Agustus 2026 yang ditujukan kepada seluruh pimpinan wilayah, daerah, cabang, dan ranting DMI, serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), takmir, dan jamaah masjid di Indonesia. Surat itu ditandatangani Ketua Umum PP DMI Jusuf Kalla.
Dalam surat tersebut, DMI menyebut kemarau yang berlangsung panjang telah meningkatkan suhu lingkungan dan memperparah kekeringan. Kondisi itu berdampak pada ketersediaan air sekaligus meningkatkan risiko kebakaran hutan.
"Periode musim kemarau yang berkepanjangan yang mengakibatkan peningkatan suhu lingkungan, menyebabkan kekeringan, menimbulkan krisis air dan memicu kebakaran hutan yang meluas di beberapa wilayah Indonesia," tulis PP DMI.
DMI juga meminta khatib Shalat Istisqa mengajak umat Islam melakukan introspeksi keagamaan dengan bertaubat dan memperbanyak istighfar.
Langkah tersebut diiringi doa agar masyarakat dan bangsa Indonesia dijauhkan dari bencana serta memperoleh pertolongan dalam menghadapi kondisi kekeringan.
"Meminta ampun atas segala dosa (bertaubat), memperbanyak istighfar, dan berdoa sungguh-sungguh agar Allah SWT mengabulkan apa yang menjadi kebutuhan umat Islam dan seluruh bangsa ini," demikian seruan DMI.
PP DMI merekomendasikan Shalat Istisqa dilaksanakan secara serentak di masjid-masjid di berbagai daerah pada Agustus hingga awal September 2026.
Pelaksanaannya dapat dilakukan di dalam kawasan masjid maupun di ruang terbuka seperti lapangan dan halaman masjid.
