Profil Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pengganti Listyo Sigit

Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Suyudi Ario Seto - (foto by Wikipedia)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Suyudi Ario Seto diusulkan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 tersebut memiliki pengalaman panjang di bidang reserse, penyidikan, hingga sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.

Suyudi pernah bertugas di Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, serta sejumlah satuan kewilayahan. Ia juga dipercaya memimpin beberapa kepolisian resor sebelum menduduki jabatan di tingkat polda dan lembaga nasional.

Profil Komjen Pol Suyudi Ario Seto

Suyudi Ario Seto lahir di Pandeglang, Banten pada 14 Juli 1973. Namun, sejumlah riwayat biografinya mencatat ia lahir di Jakarta.

Ia merupakan lulusan Akpol angkatan 1994. Pendidikan kepolisian Suyudi kemudian berlanjut melalui Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018.

Pengalaman pendidikan tersebut melengkapi perjalanan kariernya yang banyak berkaitan dengan fungsi reserse dan kriminal. Karier Suyudi Ario Seto dimulai di lingkungan Polda Metro Jaya. Ia pernah menjabat Kanit II Resmob Polda Metro Jaya dan Kapolsek Metro Pasar Minggu.

Penugasannya berlanjut sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Ia juga pernah memimpin unit Jatanras Polda Metro Jaya serta menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Metro Jakarta Barat.

Di tingkat Mabes Polri, Suyudi pernah dipercaya sebagai Kanit Resmob Bareskrim Polri. Ia juga sempat menjabat Kapolsek Metro Tanah Abang.

Karier kewilayahannya kemudian berkembang dengan penugasan sebagai Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Pada 2023, Suyudi dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia mendapat amanah sebagai Kapolda Banten. Perjalanan karier Suyudi berlanjut di luar struktur kewilayahan Polri setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Suyudi resmi dilantik pada 25 Agustus 2025 dalam prosesi yang berlangsung di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Pada September 2025, pangkatnya naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi atau Komjen Pol.

Selama memimpin BNN, Suyudi terlibat dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika, termasuk pengungkapan kasus penyelundupan 2 ton sabu yang dikaitkan dengan jaringan Golden Triangle.

Pada Januari 2026, Suyudi Ario Seto memperoleh gelar Doktor Kehormatan atau Doctor Honoris Causa bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanagara. Gelar tersebut diberikan atas kontribusi dan pengabdiannya dalam pengembangan serta penegakan hukum.