Aksa Mahmud: Kepemimpinan Kuat Dimulai dari Pendidikan

CELEBESMEDIA.ID, MakassarKetua Dewan Pembina Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB), HM Aksa Mahmud, menegaskan bahwa kualitas kepemimpinan sangat ditentukan oleh pendidikan yang kuat dan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) VIII DPP KKDB di Hotel Aryaduta, kawasan Pantai Losari, Makassar, Selasa (24/3/2026). Dalam suasana ballroom yang dipenuhi peserta, Aksa Mahmud menyampaikan pandangannya dengan lugas mengenai pentingnya fondasi intelektual dalam membentuk pemimpin masa depan.

Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya soal kemampuan mengelola organisasi atau jabatan struktural. Lebih dari itu, kepemimpinan adalah hasil dari proses panjang yang melibatkan pembentukan karakter dan penguatan wawasan.

Mantan Wakil Ketua MPR RI periode 2004–2009 itu juga menekankan bahwa peran pemimpin sangat krusial, baik di sektor pemerintahan maupun dunia usaha. Karena itu, pendidikan berkualitas menjadi syarat utama untuk mencapai kepemimpinan yang optimal.

Aksa bahkan mendorong generasi muda untuk tidak membatasi diri dalam mencari ilmu, termasuk belajar hingga ke luar negeri jika diperlukan.

“Kalau perlu belajar sampai ke negeri Iran,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Iran dalam konteks pernyataannya bukan sekadar lokasi geografis, melainkan simbol semangat dalam menuntut ilmu tanpa batas.

“Kalau perlu belajar ke Iran. Iran sekarang lagi berjuang dan insya Allah menang,” tegas Aksa Mahmud.

Pernyataan tersebut dimaknai sebagai dorongan agar generasi muda berani keluar dari zona nyaman dan terbuka terhadap berbagai sumber pengetahuan global demi mencapai kemajuan.

Dalam kesempatan yang sama, juga muncul gagasan untuk memperkuat sinergi antara Makassar dan Kabupaten Barru melalui sektor pariwisata. Konsep ini dinilai mampu menghubungkan aktivitas perkotaan dengan destinasi unggulan daerah.

“Kita bisa bikin event atau corner promosi wisata. Kegiatannya dilaksanakan di Makassar, sementara kunjungan wisatanya diarahkan ke Kabupaten Barru,” ujar Appi.

Usulan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan wisata sekaligus memperkenalkan potensi Barru secara lebih luas melalui kegiatan yang terpusat di Makassar.