98 Positif Narkoba, 3 Bandar Ditahan di Kampung Borta

Tersangka diamankan tim gabungan Polrestabes Makassar dalam penggerebekan kampung narkoba Borta, Jumat (9/10) - (ist)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Polrestabes Makassar bersama tim gabungan mengungkap temuan mencolok dalam penggerebekan di Kampung Narkoba Borta, Kelurahan Tallo, Jumat (9/10).

Dari 104 orang yang diamankan, 98 di antaranya positif menggunakan sabu berdasarkan tes urine, sedangkan enam sisanya negatif.

Selain menjaring puluhan pengguna, petugas mengamankan tiga orang yang diduga kuat sebagai bandar pengendali peredaran di lorong-lorong kawasan itu.

Ketiganya berinisial P, A, dan W. Status mereka kini tersangka dan mereka ditahan guna membuka kemungkinan pengembangan jaringan.

Adapun 98 orang yang positif akan diperiksa lebih lanjut oleh BNNP Sulsel. Hasil asesmen lembaga tersebut akan menentukan apakah mereka menjalani rehabilitasi atau diproses secara hukum.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Lulik Febyantara, menyebut hasil tes urine itu sebagai penegasan status kawasan tersebut.

"Ini bukti Borta memang darurat narkoba. Dari 100-an yang kita tes, 98 positif. Tiga bandarnya juga sudah kita amankan," ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (10/10) dini hari.

Konferensi pers dipimpin Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana. Hadir mendampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Sugeng Sudarso, Wakil Direktur Ditresnarkoba AKBP Yudi Friyanto dan Lulik.

Arya menjelaskan, penggerebekan dilakukan karena kawasan Sapiria Borta di Tallo sudah lama menjadi sorotan aparat atas dugaan maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

"Kampung Sapiria Borta di wilayah Tallo ini memang sudah kerap kali diketahui peredaran narkobanya cukup besar," katanya.

Dalam operasi tersebut, polisi menyita sekitar 10 gram sabu dan uang tunai Rp49,6 juta yang diduga hasil penjualan narkotika. Barang bukti lain meliputi 104 set bong, dua timbangan, 26 ponsel, serta sejumlah saset kosong.

Petugas juga membongkar sebuah pintu baja yang, menurut keterangan polisi, difungsikan sebagai loket transaksi narkotika di lokasi tersebut.

Arya memastikan operasi serupa tidak berhenti di sini. Aparat akan terus menggelarnya sampai kawasan itu bersih dari narkoba.