Hore! Ada Bantuan Beras dan Diskon Tiket Pesawat
Pemerintah akan salurkan 10 kg beras per keluarga untuk 33,24 juta penerima mulai 17 Agustus 2026 - (foto by Antara)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Kabar baik bagi masyarakat. Pemerintah memastikan program bantuan pangan berupa beras 10 kilogram untuk 33,24 juta penerima manfaat tetap berlanjut pada semester II-2026.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai insentif, mulai dari diskon transportasi selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), program magang, hingga pelatihan vokasi bagi generasi muda.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kelanjutan berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi.
“Dalam semester II ini, beberapa program yang terus dijalankan, yaitu bantuan pangan untuk 33,24 juta penerima manfaat yang kita akan berikan beras 10 kilogram, tujuannya untuk menekan inflasi," jelasnya.
"Kemudian juga transportasi liburan sekolah dan Nataru sudah disiapkan dengan diskon 30 persen untuk angkutan laut, bebas tarif juga untuk kepelabuhanan dan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) ditanggung pemerintah untuk tiket pesawat yang ekonomi,” ungkapnya dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (5/8).
Selain bantuan pangan, pemerintah memperpanjang berbagai stimulus transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat saat musim liburan. Fasilitas yang disiapkan meliputi diskon 30 persen untuk angkutan laut, pembebasan sejumlah tarif kepelabuhanan, serta PPN ditanggung pemerintah untuk tiket pesawat kelas ekonomi.
Di bidang ketenagakerjaan, pemerintah melanjutkan program magang bagi 150 ribu Generasi Z. Setiap peserta akan mengikuti magang selama enam bulan dengan tetap menerima upah dari pemerintah.
Berdasarkan evaluasi program sebelumnya, sekitar 60 persen peserta berhasil direkrut oleh perusahaan tempat mereka menjalani magang.
“Dalam program ini, mereka masih mendapatkan upah dari pemerintah,” kata Airlangga.
Pemerintah juga menyiapkan program pelatihan vokasi bagi 250 ribu pelajar sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda agar lebih siap memasuki dunia industri.
Sementara di sektor pariwisata, pemerintah menargetkan penguatan 33 destinasi wisata dengan sasaran 178 ribu wisatawan mancanegara. Berbagai agenda internasional seperti MotoGP Mandalika, Borobudur Marathon, hingga festival musik juga akan dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak wisatawan asing.
Airlangga mengatakan pemerintah juga memperluas konektivitas penerbangan internasional melalui kerja sama dengan sejumlah negara.
“Kami sudah bicara juga dengan Ibu Menteri Pariwisata bahwa kegiatan itu menjadi salah satu cara untuk menarik turis datang ke Indonesia, dan kemarin dengan Perdana Menteri Thailand ditandatangani MoU (Memorandum of Understanding) di antara salah satunya adalah pesawat regional TransNusa dari Bangkok ke Jakarta dan juga dari Phuket ke Denpasar, sehingga dengan demikian diharapkan itu bisa terjadi peningkatan (wisman),” ucap Menko Ekonomi.
Data pemerintah menunjukkan sektor pariwisata terus membaik. Selama Januari–Juni 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,4 juta orang, meningkat 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tingkat okupansi hotel juga naik menjadi 51,29 persen, sementara pengeluaran wisatawan asing tumbuh 6,36 persen secara tahunan.
Sumber: Antara
