Hujan Perdana Guyur Makassar- Gowa, Warga Sambut Antusias

Hujan perdana guyur Pallangga Gowa, Selasa (27/10) petang - (foto by Rini)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Hujan perdana mulai mengguyur Makassar dan Gowa, Selasa (27/10) sore. Turunnya hujan setelah kemarau yang terasa panjang disambut antusias oleh warga yang berharap kondisi lingkungan kembali segar dan ketersediaan air membaik.

Hujan mengguyur Makassar sekitar pukul 17.20 WITA. Hujan awalnya turun gerimis. Tak berselang lama, intensitasnya meningkat hingga menjadi deras. Di Gowa tepatnya di Kecamatan Pallangga hujan turun sekitar pukul 17.35 WITA. Meski demikian, hujan hanya berlangsung singkat kurang dari sejam.

Kendati durasinya relatif singkat, turunnya hujan membawa kebahagiaan bagi sejumlah warga yang selama ini merasakan dampak kemarau.

Wahidah, warga Tidung, Tamalate mengaku bersyukur hujan akhirnya mulai turun di wilayah tempat tinggalnya.

“Alhamdulillah hujan sudah mulai turun. Tadi saya sempat ke warung, tiba-tiba hujan di jalan. Kemarau tahun ini terasa lebih panas dan panjang karena tanaman di depan rumah sudah mulai kering. Semoga setelah hujan subur kembali,” ujar Wahidah.

Menurutnya, hujan menjadi kabar menggembirakan setelah tanaman di sekitar rumah mulai mengering akibat minimnya air selama musim kemarau.

Hal serupa dirasakan Alysia, warga yang tinggal di Pallangga, Gowa. Ia mengaku senang dengan turunnya hujan karena kondisi sumber air di rumahnya mulai mengalami penurunan.

Alysia mengatakan, penggunaan mesin pompa air di rumahnya mulai tersendat. Ia menduga kondisi tersebut berkaitan dengan menurunnya ketersediaan air tanah.

“Alhamdulillah dengan hujan hari ini, semoga air pompa lancar kembali,” harapnya.

Bagi warga, hujan yang turun meski hanya sebentar menjadi harapan baru agar kondisi tanaman dan ketersediaan air dapat berangsur membaik setelah kemarau.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar awal musim hujan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan diprakirakan berlangsung pada November hingga Desember 2026.

Wilayah yang diprakirakan memasuki awal musim hujan pada November meliputi Luwu Utara, Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang, sebagian besar Pinrang, Luwu, Luwu Timur, serta sebagian kecil Sidrap.

Sementara itu, wilayah yang diprakirakan memasuki awal musim hujan pada Desember meliputi Kepulauan Selayar, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Makassar, Maros, Gowa, Pangkep, Barru, Soppeng, Parepare, sebagian besar Sinjai, Bone, sebagian kecil Pinrang, Wajo, Sidrap, dan Luwu Timur.