Rincian Kesepakatan Damai AS-Iran Terungkap
Ilustrasi bendera Amerika Serikat- (foto by freepik)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Rincian kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran akhirnya terungkap ke publik.
Dokumen yang dicetak di atas kertas berkop Gedung Putih tersebut memuat sejumlah poin penting yang menjadi dasar pembicaraan kedua negara untuk mengakhiri ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Selain mengatur penghentian konflik dan masa depan program nuklir Iran, dokumen itu juga membahas menghentikan blokade AS dan Iran juga akan memperoleh kewenangan dalam pengelolaan pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan minyak dunia.
Selain itu juga dicantumkan adanya rencana pembentukan dana rekonstruksi senilai 300 miliar dollar AS atau sekitar Rp5.328 triliun.
Dana tersebut disiapkan untuk mendukung pembangunan kembali Iran setelah konflik berakhir.
Dokumen pembicaraan tersebut menegaskan bahwa Iran tidak akan menerima dana yang berasal dari wajib pajak Amerika Serikat. Sebaliknya, sumber pendanaan disebut berasal dari aset-aset Iran yang sebelumnya dibekukan.
Berdasarkan rangkuman yang dimuat Metro dan New York Post sebagaimana yang diberitakan Kompas.com, Rabu (17/6), berikut poin-poin kesepakatan yang tercantum dalam dokumen tersebut:
1. Penghentian Seluruh Pertempuran
Iran, Amerika Serikat, dan para sekutunya sepakat menghentikan seluruh aktivitas pertempuran di kawasan, termasuk konflik yang terjadi di Lebanon.
2. Komitmen Tidak Mengembangkan Senjata Nuklir
Teheran akan mempertegas komitmennya untuk tidak pernah membangun maupun mengembangkan senjata nuklir dalam bentuk apa pun.
3. Perundingan Nasib Uranium yang Diperkaya
AS dan Iran akan melakukan pembahasan khusus mengenai masa depan stok uranium yang telah diperkaya oleh Iran.
4. Dialog Aktivitas Pengayaan Uranium
Kedua negara akan membuka pembicaraan mengenai aktivitas pengayaan uranium serta kebutuhan energi nuklir Iran pada masa mendatang.
5. Program Nuklir Dipertahankan dalam Kondisi Saat Ini
Selama proses negosiasi berlangsung, Iran akan mempertahankan kondisi terkini program nuklirnya tanpa melakukan perubahan apa pun.
6. Penghentian Blokade AS
Amerika Serikat akan mencabut blokade angkatan laut, tidak menerapkan sanksi tambahan, dan tidak mengirimkan pasukan baru ke kawasan.
7. Jaminan Kelancaran Pelayaran di Selat Hormuz
Iran menjamin seluruh kapal dagang dapat melintas di Selat Hormuz tanpa hambatan dan tanpa biaya tambahan selama 60 hari.
8. Pelepasan Aset Iran yang Dibekukan
Washington akan melepaskan sejumlah aset milik Iran yang selama ini dibekukan setelah nota kesepahaman resmi mulai berlaku.
9. Penarikan Pasukan dan Pencabutan Sanksi
Jika kesepakatan final berhasil dicapai dalam waktu 60 hari, AS akan menarik seluruh pasukannya dalam 30 hari dan mencabut seluruh sanksi terhadap Iran.
10. Pembentukan Dana Rekonstruksi Rp5.328 Triliun
Perjanjian tersebut membuka jalan bagi pembentukan dana rekonstruksi senilai 300 miliar dollar AS atau sekitar Rp5.328 triliun untuk membangun kembali Iran pascakonflik.
11. Penjualan Minyak Iran Kembali Dibuka
AS akan memberikan pengecualian sanksi sementara yang memungkinkan Iran kembali menjual minyaknya ke pasar internasional.
12. Pengaturan Keamanan Maritim Teluk
Iran, Oman, dan negara-negara Teluk akan berunding guna menyusun aturan baru terkait keamanan pelayaran dan aktivitas maritim di kawasan Teluk.
Meski demikian, seluruh poin yang tercantum masih memerlukan proses negosiasi lanjutan sebelum dapat disahkan menjadi perjanjian final yang mengikat kedua negara.
