Nasib Petani Sulsel Membaik, NTP Naik 2,14 Persen Juli 2026
Ilustrasi tanaman padi tumbuh subur - (foto by Rini)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Kesejahteraan petani di Sulawesi Selatan menunjukkan perbaikan pada Juli 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan tercatat sebesar 121,34, naik 2,14 persen dibandingkan Juni 2026 yang berada di angka 118,80.
Kenaikan NTP menjadi sinyal bahwa kemampuan atau daya beli petani semakin baik. Indikator ini mencerminkan perbandingan antara harga yang diterima petani dari hasil panen dengan biaya yang mereka keluarkan untuk kebutuhan rumah tangga dan produksi.
Peningkatan NTP pada Juli dipengaruhi oleh naiknya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 1,80 persen, dari 149,36 menjadi 152,05. Di sisi lain, Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) justru turun 0,33 persen, dari 125,73 menjadi 125,31. Kondisi tersebut membuat posisi tawar petani semakin menguat.
Berdasarkan subsektor, Tanaman Perkebunan Rakyat mencatat kenaikan NTP tertinggi sebesar 7,10 persen. Disusul Perikanan yang naik 3,41 persen, serta Tanaman Pangan yang meningkat 1,75 persen.
Sementara itu, dua subsektor mengalami penurunan. NTP Hortikultura turun 7,82 persen, sedangkan Peternakan melemah 2,15 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Secara nilai, NTP masing-masing subsektor pada Juli 2026 tanaman pangan: 114,81, hortikultura: 138,96, tanaman Perkebunan Rakyat: 144,26, peternakan: 103,99, perikanan: 125,34.
Kenaikan NTP menjadi kabar positif bagi petani Sulawesi Selatan karena menunjukkan pendapatan dari hasil usaha tani tumbuh lebih cepat dibandingkan pengeluaran yang harus ditanggung.
Turunnya biaya yang dibayar petani juga ikut memperkuat daya beli mereka.
Namun, kondisi ini belum dirasakan merata. Pelemahan pada subsektor hortikultura dan peternakan mengindikasikan masih adanya tekanan harga atau permintaan di dua sektor tersebut. Ke depan, stabilitas harga hasil pertanian dan pengendalian biaya produksi tetap menjadi faktor penting agar tren peningkatan kesejahteraan petani dapat berlanjut.
