Harga Cabai Turun, Beras hingga Minyak Goreng Stabil
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Harga pangan menunjukkan tren penurunan yang cukup dominan, Minggu (28/6), terutama pada kelompok komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah.
Beberapa komoditas lainnya juga terpantau stabil diantaranya beras dan minyak goreng.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan harga pangan harian masih didominasi faktor pasokan yang membaik pada sejumlah komoditas tertentu.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, Minggu pagi, pergerakan harga beras kualitas bawah I tercatat turun tipis 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp14.650 per kilogram. Namun di sisi lain, beras kualitas bawah II justru mengalami kenaikan 0,69 persen menjadi Rp14.600 per kilogram dari posisi sebelumnya sekitar Rp14.501 per kilogram.
Beras kualitas medium I dan medium II, harga masing-masing tetap bertahan di level Rp16.300 per kilogram dan Rp16.100 per kilogram tanpa perubahan dari hari sebelumnya.
Adapun beras kualitas super I mengalami kenaikan tipis 0,28 persen menjadi Rp17.600 per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp17.551 per kilogram, sedangkan beras super II juga naik 0,29 persen menjadi Rp17.100 per kilogram dari sekitar Rp17.050 per kilogram. Secara umum, pergerakan harga beras masih cenderung stabil dengan fluktuasi yang sangat terbatas di bawah satu persen.
Pada komoditas bumbu dapur, pergerakan harga terlihat lebih dinamis. Harga bawang merah ukuran sedang mengalami penurunan cukup dalam sebesar 4,94 persen menjadi Rp50.950 per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp53.600 per kilogram. Penurunan ini menjadi salah satu yang paling signifikan di kelompok pangan hari ini.
Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang justru mengalami kenaikan 0,93 persen menjadi Rp43.600 per kilogram dari sekitar Rp43.200 per kilogram pada hari sebelumnya.
Tekanan penurunan harga juga terlihat jelas pada kelompok cabai yang menjadi sorotan utama hari ini. Cabai merah besar turun 7,65 persen menjadi Rp53.100 per kilogram dari sekitar Rp57.480 per kilogram pada hari sebelumnya.
Cabai merah keriting juga ikut turun 3,86 persen menjadi Rp53.500 per kilogram dari sekitar Rp55.650 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau tercatat turun 5,38 persen menjadi Rp51.900 per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp54.870 per kilogram.
Penurunan terdalam terjadi pada cabai rawit merah yang anjlok 8,58 persen menjadi Rp69.750 per kilogram dari sekitar Rp76.300 per kilogram. Kelompok cabai menjadi penyumbang utama penurunan harga pangan pada hari ini.
Pada kelompok minyak goreng, harga cenderung stabil dengan perubahan yang sangat tipis. Minyak goreng curah tercatat turun 0,24 persen menjadi Rp20.550 per liter dari sekitar Rp20.600 per liter pada hari sebelumnya.
Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I dan II masing-masing tetap bertahan di level Rp24.200 per liter dan Rp23.350 per liter tanpa perubahan berarti. Di sisi lain, harga gula pasir menunjukkan pergerakan yang beragam, di mana gula pasir kualitas premium tetap berada di level Rp20.300 per kilogram, sementara gula pasir lokal justru naik 3,40 persen menjadi Rp19.750 per kilogram dari sekitar Rp19.090 per kilogram pada hari sebelumnya.
Untuk komoditas protein hewani, pergerakan harga juga relatif terbatas. Harga daging sapi kualitas I turun tipis 0,20 persen menjadi Rp149.200 per kilogram dari sekitar Rp149.500 per kilogram, sementara daging sapi kualitas II juga turun 0,18 persen menjadi Rp140.200 per kilogram dari sekitar Rp140.450 per kilogram.
Berbeda dengan itu, harga daging ayam ras segar justru naik tipis 0,13 persen menjadi Rp37.200 per kilogram dari sekitar Rp37.152 per kilogram. Adapun harga telur ayam ras segar mengalami penurunan 0,67 persen menjadi Rp29.750 per kilogram dari sekitar Rp29.950 per kilogram.
