BI Sulsel Siapkan Rp4,5 Triliun Penukaran Uang Ramadan di 120 Titik

Bank Indonesia Bincang Bareng Media di House of Rewako, Jumat (20/2) - (foto by Rini)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan menggelontorkan uang kartal sebesar Rp4,5 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Dari total tersebut, Rp4,31 triliun merupakan pecahan besar dan Rp183 miliar dalam pecahan kecil.

Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimnda, menegaskan jumlah tersebut meningkat 5 persen dibandingkan tahun 2025 Rp4,3 triliun naik jadi Rp4,5 triliun tahun ini.

"Kesiapan uang kartal menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri," tandasnya jelasnya dalam Bincang Bareng Media “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, Mempertahankan Stabilitas” di House Rewako, Jalan Pasar Ikan, Jumat (20/2).

Selain menambah nominal uang yang disiapkan, BI Sulsel juga memperluas layanan dengan menghadirkan 120 titik penukaran uang yang tersebar di berbagai wilayah. Angka ini naik 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Plt. Kepala Divisi SPPURMI BI Sulsel, Tri Adi Riyanto mengatakan titik penukaran uang tersebar.

"Ada di 20 kantor bank di Kota Makassar dan 50 kantor bank di kabupaten/kota di luar Makassar. Layanan penukaran uang dibuka mulai 25 Februari hingga 13 Maret 2026," ucap Tri Adi.

Selain di kantor perbankan, BI Sulsel juga menghadirkan layanan penukaran di rumah ibadah.

Di Makassar, terdapat lima masjid yang melayani penukaran uang, yakni:

  • Masjid 99 Kubah CPI
  • Masjid Babut Taqwa Jalan Dahlia
  • Masjid Baiturrahmah Urip
  • Masjid HJ St. Mang Tallasa City
  • Masjid HM Asyik Pettarani

Sementara di luar Makassar, layanan penukaran tersedia di:

  • Masjid Agung Enrekang
  • Masjid Agung Malili
  • Masjid Agung Gowa
  • Masjid Agung Pangkep
  • Masjid Agung Takalar

Penukaran uang di masjid dibuka pada 24 Februari hingga 10 Maret 2026.

BI Sulsel juga menyiapkan mobil penukaran uang di tujuh lokasi, yakni Makassar, Maros, Parepare, Gowa, Bulukumba, Bone, dan Palopo. Layanan ini berlangsung pada 25 Februari hingga 12 Maret 2026.

Khusus masyarakat kepulauan, BI menghadirkan program Jelajah Phinisi yang menyasar tiga pulau, yaitu Laelae, Barrang Lompo, dan Tanakeke Takalar pada 8 Maret 2026.

Program ini bertujuan memastikan ketersediaan uang layak edar hingga wilayah terluar.

Selain layanan langsung, masyarakat juga dapat melakukan pemesanan penukaran melalui aplikasi PINTAR. 

Tahun ini, BI Sulsel menyiapkan 26.143 paket penukaran rupiah, meningkat 61 persen dibandingkan 2025 yang hanya 16.243 paket. Setiap warga berhak melakukan penukaran uang maksimal Rp5,3 juta.

Kegiatan ini turut Advisor BI Sulsel Firman Hidayat, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Wahyu Purnama A, serta Kepala Divisi Implementasi KEKDA BI Sulsel Aswin Gantina.

Dengan penambahan titik layanan dan peningkatan jumlah uang yang disiapkan, BI Sulsel optimistis kebutuhan masyarakat akan uang tunai selama Ramadan 2026 dapat terpenuhi dengan baik.