Terlihat Sehat, Ternyata Berbahaya: 5 Kesalahan Saat Olahraga

Ilustrasi - (foto by freepik)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Banyak orang menganggap olahraga selalu identik dengan gaya hidup sehat. Namun, tanpa disadari, beberapa kebiasaan yang terlihat sepele justru bisa membahayakan kesehatan jika dilakukan saat berolahraga. 

Kementerian Kesehatan RI dan World Health Organization (WHO) mengingatkan pentingnya memahami risiko tersembunyi agar manfaat olahraga tidak berubah menjadi masalah kesehatan.

1. Minum Air Berlebihan Saat Olahraga

Minum air memang penting untuk mencegah dehidrasi. Namun, menurut WHO, konsumsi air secara berlebihan dalam waktu singkat saat olahraga dapat menyebabkan hiponatremia, yaitu kondisi rendahnya kadar natrium dalam darah. Kondisi ini bisa memicu pusing, mual, bahkan gangguan kesadaran.

Kementerian Kesehatan menyarankan minum air secukupnya, disesuaikan dengan intensitas olahraga dan durasi aktivitas fisik.

2. Olahraga Saat Tubuh Kurang Tidur

Banyak orang tetap memaksakan diri berolahraga meski kurang tidur, dengan alasan ingin tetap produktif. Healthline menjelaskan bahwa kurang tidur dapat menurunkan koordinasi tubuh, meningkatkan risiko cedera otot, serta memengaruhi denyut jantung saat berolahraga.

WHO menekankan bahwa istirahat cukup merupakan bagian dari gaya hidup sehat yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas fisik.

3. Mengabaikan Pemanasan dan Pendinginan

Pemanasan sering dianggap tidak penting karena tidak langsung “membakar kalori”. Padahal, Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa pemanasan membantu meningkatkan fleksibilitas otot dan mengurangi risiko cedera.

Begitu pula pendinginan setelah olahraga. Healthline menyebutkan bahwa pendinginan membantu menormalkan detak jantung dan mencegah nyeri otot berlebihan.

4. Menggunakan Pakaian Terlalu Ketat

Pakaian olahraga yang terlalu ketat memang terlihat stylish, tetapi WHO mengingatkan bahwa sirkulasi udara dan darah yang terganggu dapat menyebabkan iritasi kulit, infeksi jamur, hingga gangguan aliran darah.

Pilih pakaian yang menyerap keringat dan memberi ruang bagi tubuh untuk bergerak dengan nyaman.

5. Memaksakan Olahraga Saat Sakit

Banyak orang berpikir olahraga bisa “mengeluarkan keringat” saat sakit. Padahal, Kementerian Kesehatan menyarankan untuk menghindari olahraga berat ketika demam, flu berat, atau infeksi karena dapat memperburuk kondisi tubuh.

WHO menekankan bahwa tubuh membutuhkan energi untuk pemulihan, bukan untuk aktivitas fisik intens.