Jangan Panik! Hantavirus Sulit Menular Antar-Manusia

Ilustrasi Hantavirus - (foto by freepik)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) meminta publik tidak panik terkait wabah hantavirus yang dilaporkan terjadi di kapal pesiar Belanda MV Hondius

CDC menegaskan hantavirus sangat sulit menular antar-manusia.

Direktur Divisi Kesehatan Migrasi Global CDC, David Fitter, mengatakan hanya virus Andes yang diketahui dapat menular dari manusia ke manusia. Namun, proses penularannya sangat jarang terjadi.

"Dan hantavirus ini, yaitu virus Andes, adalah satu-satunya strain yang bisa menular antar-manusia, tetapi sekali lagi, penularannya sangat sulit melalui kontak dekat dengan cairan tubuh, pernapasan, berbagi barang pribadi secara intim, seperti sikat gigi, dan sebagainya. Jadi, ini sangat berbeda dengan virus pernapasan," jelas Fitter dalam konferensi pers di Washington, Amerika Serikat dikutip dari Antara, Selasa (12/5).

Fitter juga menegaskan hantavirus bukan patogen baru dan tidak mudah menyebar seperti virus pernapasan lainnya.

Sebelumnya, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat menyebut satu dari 17 warga Amerika yang dievakuasi dari kapal pesiar tempat wabah terjadi menunjukkan gejala ringan terpapar hantavirus. 

Sementara seorang lainnya dinyatakan positif terinfeksi varian Andes dari virus tersebut.

NBC melaporkan pesawat yang membawa warga Amerika usai dievakuasi dari kapal itu telah mendarat di Nebraska. University of Nebraska Medical Center menyatakan satu orang dinyatakan positif terinfeksi virus, tetapi tidak menunjukkan gejala.

Wabah hantavirus mematikan dilaporkan terjadi di kapal pesiar MV Hondius saat berlayar dari Argentina menuju Cape Verde. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi tujuh kasus infeksi, dengan tiga di antaranya berujung fatal.

Hantavirus merupakan kelompok virus yang ditularkan kepada manusia melalui kontak dengan hewan pengerat. Virus tersebut dapat menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal dan sindrom paru-paru hantavirus.